Pencarian

PLN UID Kalselteng Salurkan 221 Buku ke MI Nurul Islam Gambut, Dukung Literasi Siswa Madrasah di Banjar

Kamis, 27 Agustus 2026 • 01:36:02 WIB
PLN UID Kalselteng Salurkan 221 Buku ke MI Nurul Islam Gambut, Dukung Literasi Siswa Madrasah di Banjar
PLN UID Kalselteng menyerahkan 221 buku bacaan nonpelajaran kepada MI Nurul Islam Gambut, Kabupaten Banjar, untuk mendukung program literasi madrasah.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menyalurkan 221 buku bacaan nonpelajaran kepada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Islam Gambut, Kabupaten Banjar. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Employee Volunteer Program (EVP) Madrasah Gemar Membaca. Penyerahan dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca di tengah gempuran kemajuan teknologi.

BANJARBARU — Sebanyak 221 buku bacaan nonpelajaran kini tersedia di rak perpustakaan MI Nurul Islam Gambut, Kabupaten Banjar. Koleksi anyar itu merupakan sumbangan dari pegawai PLN UID Kalselteng yang dihimpun lewat program Employee Volunteer Program (EVP) Madrasah Gemar Membaca.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyebut donasi ini adalah wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap peningkatan literasi anak-anak di Kalimantan Selatan. Ia berharap buku-buku tersebut tidak sekadar memenuhi rak, tetapi benar-benar dibaca dan dimanfaatkan siswa untuk menggali pengetahuan baru.

Koleksi Buku Nonpelajaran Jadi Daya Tarik Baru Perpustakaan Sekolah

Kehadiran buku nonpelajaran di lingkungan madrasah dinilai penting. Kepala MI Nurul Islam Gambut, Supiyannor, mengungkapkan bahwa selama ini tantangan terbesar perpustakaan sekolah adalah minimnya variasi koleksi di luar buku teks pelajaran.

"Di tengah kemajuan teknologi saat ini minat baca anak-anak menghadapi tantangan tersendiri, apalagi jika koleksi perpustakaan lebih banyak berupa buku pelajaran. Bantuan ini sangat membantu kami menghadirkan pilihan bacaan yang lebih beragam bagi siswa," ucap Supiyannor.

Menurutnya, buku adalah jendela segala ilmu. Keberagaman koleksi menjadi faktor penting agar perpustakaan lebih menarik dan siswa betah berlama-lama membaca.

Karyawan PLN Bergerak: dari Donasi Buku hingga Semangat Literasi

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng, Ahmad Humaidi, menjelaskan bahwa program ini digerakkan langsung oleh partisipasi pegawai. Para karyawan di Kantor Induk UID Kalselteng secara sukarela menyumbangkan buku-buku bacaan yang layak untuk kemudian disalurkan ke madrasah.

"Melalui program ini, pegawai PLN di Kantor Induk UID Kalselteng berkontribusi menyediakan buku-buku nonpelajaran yang kemudian dihimpun untuk disalurkan kepada madrasah. Kami berharap buku-buku ini dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi para siswa," kata Humaidi.

Inisiatif ini sejalan dengan semangat PLN untuk memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Iwan menambahkan, kebiasaan membaca berperan penting dalam memperluas wawasan sekaligus membuka akses pengetahuan bagi anak-anak.

"Terima kasih kepada pegawai PLN UID Kalselteng yang berpartisipasi. Semoga buku-buku bantuannya dapat mendorong anak-anak di MI Nurul Islam Gambut makin rajin membaca," ujar Iwan melalui keterangan tertulis Humas PLN UID Kalselteng di Banjarbaru, Rabu.

Dengan bertambahnya koleksi bacaan, diharapkan para siswa di Gambut semakin terpacu untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari keseharian dan melahirkan generasi yang gemar belajar.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks