Pencarian

Basarnas Catat 202 Orang Terdampak Gempa NTT, 70 Meninggal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 • 11:43:31 WIB
Basarnas Catat 202 Orang Terdampak Gempa NTT, 70 Meninggal Dunia
Petugas Basarnas menyisir titik terdampak gempa NTT untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.

KALIMANTAN SELATAN — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperbarui data korban gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Senin (17/8/2026) pukul 23.30 WIB, total warga terdampak mencapai 202 orang, terdiri dari 70 korban meninggal dunia dan 132 orang mengalami luka-luka.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo merinci, dari 132 korban luka, sebanyak 40 orang menderita luka berat dan 92 lainnya luka ringan. Data ini disampaikan Yudhi dalam konferensi pers virtual pada Selasa (18/8/2026).

Fokus Pencarian Bergeser ke Penyisiran Titik Terdampak

Memasuki hari keempat penanganan bencana, tim SAR tidak lagi melakukan pencarian korban hilang. Yudhi menjelaskan, operasi pencarian pada hari ketiga relatif telah mencapai tahap akhir sehingga petugas kini memastikan kembali sejumlah titik untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.

"Operasi pencarian pada hari ketiga relatif telah memasuki tahap akhir. Petugas di lapangan kini memastikan kembali sejumlah titik untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat," kata Yudhi.

Penyisiran difokuskan di berbagai lokasi terdampak berdasarkan laporan yang masuk ke Basarnas. Langkah ini diambil setelah dipastikan tidak ada lagi warga yang dinyatakan hilang atau masih dalam pencarian.

40 Tenaga Medis Dikerahkan ke Manggarai

Di tengah pergeseran fokus operasi, Basarnas memperkuat layanan kesehatan bagi warga terdampak, khususnya di daerah dengan tingkat kerusakan parah dan lokasi sulit dijangkau. Penguatan layanan ini dilakukan setelah Basarnas mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selama dua hari di lokasi bencana.

Dari pendampingan tersebut, pihaknya memperoleh berbagai masukan dari masyarakat, terutama warga di wilayah Manggarai, termasuk Kecamatan Lambaleda. Sebagai tindak lanjut, Basarnas mengoperasikan KN SAR Antareja 233 milik Kantor SAR Kupang pada Senin malam.

Kapal tersebut membawa 40 tenaga medis yang berasal dari Kodam IX/Udayana bersama para relawan Asadoma. Tim medis akan ditempatkan di wilayah Manggarai untuk membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak gempa.

Rekapitulasi Data Korban Gempa NTT

  • Korban meninggal dunia: 70 orang
  • Korban luka-luka: 132 orang (40 luka berat, 92 luka ringan)
  • Total terdampak terdata: 202 orang
  • Status pencarian: Tidak ada warga hilang, fokus pada penyisiran dan pelayanan kesehatan

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fajarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks