Pencarian

Kongres BEM se-Kalsel V di Balangan Resmi Digelar, Tiga Wilayah Bahas Arah Gerakan dan Kepengurusan Baru

Minggu, 23 Agustus 2026 • 15:27:02 WIB
Kongres BEM se-Kalsel V di Balangan Resmi Digelar, Tiga Wilayah Bahas Arah Gerakan dan Kepengurusan Baru
Peserta mengikuti pembukaan Kongres Aliansi BEM se-Kalimantan Selatan ke-V di Aula Griya Mayang Maurai, Balangan, Sabtu (22/8/2026).

PARINGIN — Kongres Aliansi BEM se-Kalimantan Selatan ke-V resmi digelar di Aula Griya Mayang Maurai, Kabupaten Balangan, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari tiga wilayah organisasi untuk duduk bersama dalam rangkaian persidangan.

Ketua Pelaksana Kongres sekaligus Wakil Presiden Mahasiswa BEM Universitas Sapta Mandiri Balangan, Sasya Nabila, menyebut forum ini menjadi momentum silaturahmi antarwilayah sekaligus menentukan kepengurusan baru. "Untuk yang pertama pasti untuk bersilaturahmi, mengumpulkan tiga wilayah yang ada di Kalimantan Selatan yaitu Wilayah 1, Wilayah 2, dan Wilayah 3, sekaligus untuk menentukan kepengurusan selanjutnya," ujarnya.

Peta Tiga Wilayah dan Tugas Strategis Mahasiswa

Koordinator Pusat BEM se-Kalimantan Selatan, Muhammad Irfan Naupal, memaparkan pembagian teritorial organisasi. Wilayah 1 mencakup Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Kabupaten Banjar, dan Barito Kuala. Wilayah 2 meliputi Tanah Bumbu dan Kotabaru, sementara Wilayah 3 mencakup kawasan Banua Anam.

Menurut Irfan yang juga Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, pemilihan Balangan sebagai tuan rumah memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari latar belakang kampus berbeda untuk bertukar gagasan. Perbedaan tersebut diharapkan menjadi modal dalam merumuskan langkah kolektif. "Menentukan arah gerak, tentunya menentukan bagaimana langkah ke depannya untuk kemajuan masyarakat Kalimantan Selatan," katanya.

Evaluasi Organisasi dan Agenda Persidangan

Rangkaian kongres tidak berhenti pada seremonial pembukaan. Sejumlah agenda strategis masuk dalam daftar persidangan, mulai dari evaluasi perjalanan kepengurusan lama hingga pemilihan struktur pengurus periode berikutnya. Sasya menambahkan, seluruh proses ini menjadi penentu arah Aliansi BEM se-Kalsel ke depan.

Dorongan Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

Irfan menegaskan bahwa tanggung jawab mahasiswa tidak berhenti pada urusan internal kampus. Sebagai agen perubahan dan pengontrol sosial, mahasiswa dituntut mengawal kebijakan pemerintah serta menyuarakan aspirasi masyarakat. Ia berharap kongres ini melahirkan kontribusi nyata bagi daerah.

"Harapannya dengan adanya kongres hari ini, kita bisa silaturahmi dengan kawan-kawan yang jauh, menimbulkan sebuah gagasan baru, menimbulkan sebuah perubahan yang baru untuk aliansi dan khususnya untuk Kalimantan Selatan," pungkasnya.

Setelah pembukaan, para peserta langsung melanjutkan ke tahap persidangan untuk merampungkan seluruh agenda organisasi hingga terbentuknya kepengurusan baru.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: grapena.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks