TANAH BUMBU — Kebakaran yang menghanguskan satu rumah di Desa Selaselilau pada Selasa (18/8/2026) siang menimbulkan kerugian material ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar. Peristiwa yang terjadi di Jalan Batu Kemudi, RT 01/RW 01 itu diduga dipicu oleh kebocoran gas, menurut keterangan yang dihimpun dari pemerintah setempat.
Kepala Desa Selaselilau, Mawar, menjadi korban dalam musibah tersebut. Ia mengaku sempat tertidur saat api mulai membesar dari arah dapur rumahnya. "Saya sempat tidur siang karena beberapa hari ini ada kegiatan 17 Agustus di desa. Paginya masih sempat ke kantor, kemudian siang pulang dan tidur. Begitu bangun, api sudah besar dari arah dapur," ujarnya.
Mawar menuturkan, ia hanya sempat menyelamatkan diri bersama ibunya. "Saya langsung membawa ibu keluar. Barang yang sempat diselamatkan cuma HP dan tablet," katanya.
12 Salon dan Satu Mobil Ikut Terdampak
Kebakaran tidak hanya menghanguskan bangunan utama, tetapi juga sejumlah barang berharga di dalamnya. Berdasarkan keterangan Mawar, sekitar 12 salon berukuran besar turut menjadi abu, bersama dokumen berharga dan barang elektronik.
Sebuah mobil milik keluarga juga mengalami kerusakan berat akibat terjangan api yang cepat membesar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun seluruh isi rumah ludes dilalap si jago merah.
Bantuan Pemkab Tanah Bumbu untuk Warga Terdampak
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu merespons cepat musibah ini. Melalui BPBD, Bupati Andi Rudi Latif menyalurkan bantuan berupa sembako, selimut, dan sejumlah kebutuhan dasar lainnya kepada korban. Penyaluran dilakukan pada Rabu (19/8/2026), sehari setelah kejadian.
Mawar menyampaikan apresiasinya atas respons cepat pemerintah daerah. "Terima kasih kepada BPBD dan Dinas Sosial yang sudah membantu kami. Terima kasih juga kepada semua pihak yang sudah datang membantu, baik memberikan sembako maupun tenaga. Bantuan dan perhatian ini sangat berarti bagi kami," ucapnya.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari respons Pemkab Tanah Bumbu dalam membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Selaselilau.