TANAH BUMBU — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berduka. Dua mahasiswanya meninggal dunia dalam musibah kecelakaan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, saat tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Lingkungan Hidup. Satu mahasiswa lainnya dilaporkan selamat namun mengalami luka-luka.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Humas ULM pada Sabtu (1/8/2026) malam. Hingga berita ini diturunkan, kampus masih melakukan pendampingan intensif terhadap korban selamat serta keluarga dari kedua almarhum.
Kronologi Kecelakaan dan Proses Evakuasi
Peristiwa nahas tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian setempat mengenai detail kronologi dan penyebab pasti kecelakaan yang merenggut nyawa dua mahasiswa tersebut.
Pihak kampus menyebutkan bahwa korban luka-luka telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, jenazah kedua korban meninggal dunia sedang dalam proses pengurusan untuk dipulangkan ke keluarga masing-masing.
Kampus Serahkan Penyelidikan ke Polisi
Universitas Lambung Mangkurat menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Dalam keterangan resminya, kampus menyerahkan sepenuhnya proses investigasi dan penyelidikan kecelakaan kepada aparat kepolisian.
"Kami berduka atas musibah ini. ULM saat ini fokus pada pendampingan keluarga korban dan memastikan hak-hak mahasiswa terpenuhi," demikian pernyataan dari pihak Humas ULM dalam rilisnya.
Kampus juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di Tanah Bumbu untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan penyelidikan. Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab moral universitas kepada para mahasiswa dan keluarganya.
KKN Lingkungan Hidup dan Standar Keamanan
Kecelakaan ini menjadi perhatian serius bagi pelaksanaan KKN Lingkungan Hidup yang tengah berjalan. Meski demikian, ULM belum mengumumkan adanya penghentian sementara kegiatan KKN di wilayah lain.
Pihak kampus diharapkan segera merilis pernyataan resmi terkait evaluasi prosedur keamanan dan transportasi bagi mahasiswa yang masih bertugas di lapangan. Sampai berita ini diturunkan, suasana duka masih menyelimuti kampus yang berlokasi di Banjarbaru tersebut.