BANJARBARU — Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di RSD Idaman. Hal ini disampaikannya saat memberikan arahan kepada ratusan pegawai rumah sakit milik pemerintah kota tersebut.
“Tentunya harapannya kita tetap, seluruh pegawai rumah sakit ini memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia,” kata Lisa.
Apresiasi atas Tren Positif dan Studi Tiru dari Rumah Sakit Lain
Lisa memberikan apresiasi terhadap tren kinerja RSD Idaman yang dinilainya cenderung positif. Salah satu indikatornya adalah banyaknya rumah sakit lain yang melakukan studi tiru ke RSD Idaman.
“Dengan adanya kemarin juga kaji tiru dari rumah sakit lain yang, rumah sakit besar, Alhamdulillah kaji tirunya ke RSD Idaman Banjarbaru. Artinya menunjukkan bahwa rumah sakit saat ini dipercayalah pelayanannya,” bebernya.
Kesejahteraan Pegawai BLUD Ditingkatkan Tanpa Membebani APBD
Untuk menjaga semangat kerja, Lisa memastikan kesejahteraan pegawai tetap terjamin. Peningkatan kesejahteraan ini, menurutnya, menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Ya, untuk mendorong dan memotivasi eh mereka, dan Alhamdulillah dengan kemampuan keuangan yang ada, kita meningkatkan kesejahteraan mereka,” tuturnya.
Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana, menambahkan bahwa sejak Januari 2026 pihaknya telah berupaya meningkatkan kesejahteraan pegawai BLUD. Peningkatan ini dibiayai dari anggaran BLUD tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banjarbaru.
“Tujuannya memang adalah untuk meningkatkan performa rumah sakit dan tentunya produktivitas. Mudah-mudahan nanti dengan motivasi ini nanti produktivitas dan performa rumah sakit jadi jauh lebih baik,” jelasnya.
Target Akreditasi Paripurna pada November 2027
Danny memastikan bahwa evaluasi kinerja pegawai terus dilakukan secara berkala. Di hadapan Wali Kota, seluruh pegawai RSD Idaman berkomitmen untuk meningkatkan performa kerja mereka.
“Insyaallah kita akan melakukan penilaian akreditasi di November 2027, kami mohon doanya, ini sekarang sedang berproses. Insyaallah bulan Agustus kita akan simulasi akreditasi, mudah-mudahan itu tetap di paripurna,” tuntasnya.