KALIMANTAN SELATAN — Sebanyak 500 anak dari keluarga prasejahtera dan komunitas sekitar Kantor Pusat Pegadaian di Senen, Jakarta Pusat, menjalani khitan gratis yang difasilitasi penuh oleh perusahaan. Kegiatan berlangsung di Ballroom Pegadaian Tower, melibatkan tim dokter dan perawat profesional yang memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar medis ketat dan ramah anak.
Investasi Sosial Jangka Panjang untuk Generasi Sehat
Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, menegaskan bahwa khitanan massal ini bukan acara seremonial belaka. Menurutnya, akses terhadap layanan kesehatan dasar seperti khitan kerap menjadi kendala bagi keluarga prasejahtera karena biaya yang tidak murah.
"Kami ingin memastikan bahwa penguatan aspek ESG dan TJSL tidak sekadar menjadi pelengkap administrasi, melainkan sebuah aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat prasejahtera," ujar Eka dalam siaran persnya.
Pegadaian menyebut program ini sebagai investasi sosial jangka panjang. Dengan memberikan layanan kesehatan gratis sejak dini, perusahaan berharap anak-anak bisa tumbuh lebih sehat dan percaya diri, sehingga kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan ikut terdongkrak.
Sinergi Lintas Sektor dan Target SDGs
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kolaborasi antara Pegadaian, tenaga medis, mitra pelaksana, dan Pemerintah Kecamatan Senen yang mendukung sejak tahap persiapan. Keterlibatan aktif pemerintah setempat memastikan data penerima manfaat tepat sasaran, yaitu warga yang benar-benar membutuhkan.
Program ini juga selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Pegadaian secara aktif menyediakan akses medis inklusif dan merata, terutama bagi kelompok masyarakat yang selama ini kesulitan menjangkau layanan kesehatan berkualitas.
Transformasi Modern yang Berdampak Sosial
Eka menambahkan bahwa saat ini Pegadaian tengah bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih modern dan adaptif. Namun, transformasi tersebut harus dibarengi dengan tanggung jawab sosial yang terukur.
"Kami ingin hadir dan membawa manfaat nyata di tengah masyarakat. Khitanan massal ini menjadi bukti kelanjutan komitmen tulus dari Pegadaian," tegasnya.
Ke depan, Pegadaian berencana memperluas jangkauan program TJSL serupa ke daerah-daerah lain yang angka kesehatannya masih rendah. Langkah ini menjadi sinyal bahwa BUMN tidak bisa lagi hanya dinilai dari laba, tetapi juga dari seberapa besar dampak sosial yang dihasilkan untuk warga sekitar.