Pencarian

Pemerintah AS Tahan Rilis Publik ChatGPT-5.6, OpenAI Diminta Patuhi Aturan Keamanan Model AI

Jumat, 26 Juni 2026 • 22:31:01 WIB
Pemerintah AS Tahan Rilis Publik ChatGPT-5.6, OpenAI Diminta Patuhi Aturan Keamanan Model AI
Pemerintah AS menunda rilis publik ChatGPT-5.6 untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan keamanan AI.

KALIMANTAN SELATAN — Pemerintah Amerika Serikat melalui Office of the National Cyber Director dan Office of Science and Technology Policy secara resmi meminta OpenAI untuk menunda perilisan publik GPT-5.6. CEO OpenAI Sam Altman mengungkapkan hal ini dalam sesi tanya jawab dengan staf perusahaannya, seperti dilaporkan oleh The Information. Saat ini, akses ke model tersebut hanya diberikan secara kasus per kasus oleh pemerintah.

Mengapa Pemerintah AS Turun Tangan?

Kekhawatiran utama Washington adalah potensi penyalahgunaan model AI yang semakin canggih oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Dalam memo internal yang dikutip oleh sumber, Altman menyatakan bahwa perusahaan sebenarnya tidak menginginkan model ini menjadi model jangka panjang. "Kami telah menjelaskan kepada pemerintah AS bahwa ini bukan model jangka panjang yang kami inginkan dan akan bekerja sama dengan mereka untuk mencapai pendekatan yang lebih berkelanjutan untuk rilis di masa depan," tulis Altman.

Tekanan semakin meningkat ketika Menteri Perdagangan Howard Lutnick secara langsung menelepon Altman untuk memperingatkannya agar tidak merilis GPT-5.6 ke publik tanpa persetujuan terlebih dahulu dari badan pemerintah. Altman berharap penundaan ini hanya berlangsung beberapa minggu, namun belum ada kepastian waktu rilis resmi.

Bukan Kali Pertama: Preseden dari Anthropic

Tindakan terhadap GPT-5.6 bukanlah kasus pertama. Pada awal April lalu, Anthropic merilis Claude Mythos Preview secara terbatas ke institusi-institusi kunci sebelum rencana rilis umum. Perusahaan kemudian membangun Fable 5, versi yang lebih "aman" dengan pengaman bawaan, dan merilisnya pada Juni 2026.

Namun, langkah itu tidak menyelamatkan mereka. Hanya tiga hari setelah dirilis, pemerintah AS memasukkan Fable 5 dan Mythos ke dalam daftar kontrol ekspor. Kebijakan ini melarang warga negara asing, termasuk karyawan Anthropic sendiri, untuk mengakses model tersebut. Akibatnya, Anthropic menarik kedua model tersebut sepenuhnya dari pasar karena tidak bisa memastikan kepatuhan.

Perubahan Sikap Trump dan Kekhawatiran Industri

Administrasi Trump yang awalnya berjanji akan mengurangi regulasi untuk mempercepat perkembangan AI, kini berbalik arah. Presiden Donald Trump baru saja menandatangani perintah eksekutif yang mewajibkan laboratorium AI AS untuk memberikan akses ke model terbaru mereka kepada pemerintah 30 hari sebelum dirilis ke publik.

Langkah ini menuai kritik dari para pakar industri. Neil Chilson, Kepala Kebijakan AI di Abundance Institute dan mantan Kepala Teknolog FTC, menulis di blognya bahwa eskalasi intervensi pemerintah ini mengerikan bagi ekosistem AI secara luas. "Kelanjutan penerapan wewenang kontrol ekspor yang sewenang-wenang dan tidak jelas akan membuat perusahaan memperlambat rilis model baru, menghilangkan alat-alat canggih dari publik. Pemerintah AS tidak boleh menggantungkan pedang Damocles di atas kepala setiap laboratorium tanpa indikasi kapan akan jatuh atau mengapa," tegas Chilson.

FAQ: Apa Artinya Bagi Pengguna AI?

Apakah ChatGPT-5.6 akan dirilis secara global?
Belum ada kepastian. OpenAI berharap rilis umum terjadi dalam beberapa minggu, namun keputusan akhir ada di tangan pemerintah AS yang masih mengevaluasi model tersebut secara ketat.

Mengapa pemerintah khawatir dengan model AI canggih?
Kekhawatiran utama adalah potensi penyalahgunaan untuk kejahatan siber, disinformasi, atau pengembangan senjata otonom. Persaingan dengan China dalam penguasaan teknologi AI juga menjadi faktor pendorong pengawasan yang lebih ketat.

Bagikan
Sumber: tomshardware.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks