Pencarian

Ramadan Tanpa Gangguan: Kapolda Kalsel Perintahkan Patroli Subuh Pantau Balap Liar

Senin, 23 Februari 2026 • 16:12:04 WIB
Ramadan Tanpa Gangguan: Kapolda Kalsel Perintahkan Patroli Subuh Pantau Balap Liar
Kapolda Kalsel memimpin apel kesiapsiagaan untuk penanganan balapan liar dan narkoba menjelang Ramadan.

BANJARBARU – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polda Kalimantan Selatan memperketat sabuk pengamanan di seluruh wilayah Bumi Lambung Mangkurat. Dalam Apel Kesiapsiagaan yang digelar di Lapangan Polda Kalsel, Senin (23/2), Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menginstruksikan jajarannya untuk memberikan perhatian khusus pada dua ancaman utama: balapan liar dan peredaran narkoba.

Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Fokus pada Nyawa dan Masa Depan Generasi Muda

Kapolda menegaskan bahwa fenomena balap liar bukan sekadar hobi yang salah tempat, melainkan ancaman nyawa. Catatan kepolisian menunjukkan aktivitas ilegal ini telah memicu tawuran hingga memakan korban jiwa. Di sisi lain, perang terhadap narkoba terus berlanjut setelah jajaran Polda Kalsel berhasil mengamankan puluhan kilogram sabu dalam operasi terbaru.

"Balapan liar sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, sementara narkoba adalah racun yang merusak masa depan generasi kita. Keduanya sering kali menjadi pemicu tindak kriminal lainnya," tegas Kapolda dalam arahannya.

Strategi Pengamanan Ramadan

Untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, Kapolda menggarisbawahi beberapa poin instruksi bagi personel gabungan TNI, Polri, dan ASN:

Patroli Intensif: Pengawasan diperketat di titik-titik rawan, terutama pada jam krusial antara waktu setelah tarawih hingga menjelang subuh.

Kolaborasi Lintas Sektor: Sinergi aparat dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas lingkungan.

Peran Serta Orang Tua: Kapolda mengimbau masyarakat untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi jalanan atau penyalahgunaan zat terlarang.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat tidak akan memberikan ruang bagi pelanggar hukum yang mencoba mengusik ketenangan bulan Ramadan di Kalimantan Selatan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks