Pencarian

Gubernur Kalsel Muhidin Optimis Ekonomi Tumbuh 5,67 Persen di Atas Nasional, Inflasi Terkendali

Jumat, 12 Juni 2026 • 19:20:01 WIB
Gubernur Kalsel Muhidin Optimis Ekonomi Tumbuh 5,67 Persen di Atas Nasional, Inflasi Terkendali
Gubernur Kalsel Muhidin optimis pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,67 persen pada kuartal I 2026.

BANJARMASIN — Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin memastikan pihaknya akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah yang pada kuartal pertama tahun ini tumbuh di atas angka nasional. Capaian 5,67 persen itu sekaligus menempatkan Kalsel di atas provinsi DKI Jakarta yang hanya mencatat 5,59 persen pada periode yang sama.

Investasi Rp 32 Triliun Jadi Motor Pertumbuhan

Optimisme gubernur didorong oleh sejumlah indikator makro. Salah satunya, realisasi investasi di Kalsel yang terus meningkat hingga tahun 2025 mencapai Rp 32 triliun. Angka ini menjadi sinyal bahwa kepercayaan investor terhadap perekonomian daerah masih kuat.

“Jadi perkembangan dan pertumbuhan perekonomian kita bagus 5,67 persen melebihi angka nasional yang hanya 5,61 persen, dan inflasi kita kecil,” ujar Muhidin kepada wartawan di Banjarmasin, Kamis (11/6/2026).

Inflasi Juni Turun Drastis Setelah Teguran Kemendagri

Di sisi lain, tingkat inflasi di Kalsel menunjukkan perbaikan signifikan. Gubernur mengungkapkan bahwa pada Mei 2026, inflasi Kalsel masih berada di urutan keenam secara nasional. Namun, memasuki Juni, posisinya merosot tajam ke urutan bawah.

“Sebelumnya di Bulan Mei 2026 inflasi kita di urutan enam, tapi bulan Juni kita turun jauh ke bawah, jadi Alhamdulillah kita sudah bagus inflasinya,” terang Muhidin.

Penurunan ini terjadi setelah Pemprov Kalsel mendapat teguran langsung dari Menteri Dalam Negeri terkait pengendalian harga. Menindaklanjuti teguran itu, pemerintah daerah menggelar rapat pembahasan dan akhirnya berhasil menekan laju inflasi.

Koordinasi dengan BI dan OJK Diperkuat

Untuk mempertahankan capaian ini, Pemprov Kalsel terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak. Rapat pendahuluan bersama Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID), Bank Indonesia, OJK, serta instansi vertikal lainnya telah dilakukan. Rencananya, DPRD Kalsel juga akan dilibatkan dalam pembahasan masalah keuangan daerah.

“Yang penting posisi perekonomian yang sudah di atas nasional tetap terjaga,” tegas Muhidin saat ditanya prospek pertumbuhan ke depan.

Target: Menjaga Pertumbuhan di Atas Rata-Rata Nasional

Berdasarkan data Biro Perekonomian Kalsel, pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,67 persen pada kuartal I 2026 ini menjadi modal penting untuk mencapai target tahunan. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas harga dan iklim investasi agar pertumbuhan tetap berada di atas rata-rata nasional.

Bagikan
Sumber: jejakrekam.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks