BANJARMASIN — Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin memastikan pihaknya akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah yang pada kuartal pertama tahun ini tumbuh di atas angka nasional. Capaian 5,67 persen itu sekaligus menempatkan Kalsel di atas provinsi DKI Jakarta yang hanya mencatat 5,59 persen pada periode yang sama.
Investasi Rp 32 Triliun Jadi Motor Pertumbuhan
Optimisme gubernur didorong oleh sejumlah indikator makro. Salah satunya, realisasi investasi di Kalsel yang terus meningkat hingga tahun 2025 mencapai Rp 32 triliun. Angka ini menjadi sinyal bahwa kepercayaan investor terhadap perekonomian daerah masih kuat.
“Jadi perkembangan dan pertumbuhan perekonomian kita bagus 5,67 persen melebihi angka nasional yang hanya 5,61 persen, dan inflasi kita kecil,” ujar Muhidin kepada wartawan di Banjarmasin, Kamis (11/6/2026).
Inflasi Juni Turun Drastis Setelah Teguran Kemendagri
Di sisi lain, tingkat inflasi di Kalsel menunjukkan perbaikan signifikan. Gubernur mengungkapkan bahwa pada Mei 2026, inflasi Kalsel masih berada di urutan keenam secara nasional. Namun, memasuki Juni, posisinya merosot tajam ke urutan bawah.
“Sebelumnya di Bulan Mei 2026 inflasi kita di urutan enam, tapi bulan Juni kita turun jauh ke bawah, jadi Alhamdulillah kita sudah bagus inflasinya,” terang Muhidin.
Penurunan ini terjadi setelah Pemprov Kalsel mendapat teguran langsung dari Menteri Dalam Negeri terkait pengendalian harga. Menindaklanjuti teguran itu, pemerintah daerah menggelar rapat pembahasan dan akhirnya berhasil menekan laju inflasi.
Koordinasi dengan BI dan OJK Diperkuat
Untuk mempertahankan capaian ini, Pemprov Kalsel terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak. Rapat pendahuluan bersama Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID), Bank Indonesia, OJK, serta instansi vertikal lainnya telah dilakukan. Rencananya, DPRD Kalsel juga akan dilibatkan dalam pembahasan masalah keuangan daerah.
“Yang penting posisi perekonomian yang sudah di atas nasional tetap terjaga,” tegas Muhidin saat ditanya prospek pertumbuhan ke depan.
Target: Menjaga Pertumbuhan di Atas Rata-Rata Nasional
Berdasarkan data Biro Perekonomian Kalsel, pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,67 persen pada kuartal I 2026 ini menjadi modal penting untuk mencapai target tahunan. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas harga dan iklim investasi agar pertumbuhan tetap berada di atas rata-rata nasional.