KALIMANTAN SELATAN — Festival yang mengusung tema "Human Edge: The Power Beyond Technology" ini menjadi puncak rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak Januari 2026. Sebanyak 50 booth memenuhi area pameran, di mana 40 di antaranya merupakan produk dan riset karya mahasiswa SBM ITB dari berbagai angkatan. Inovasi yang ditampilkan mencakup makanan dan minuman, fesyen, aksesori, hingga layanan kreatif dan perangkat teknologi.
Ruang Uji Publik bagi Ide Mahasiswa
Bagi para mahasiswa, GBF 2026 bukan sekadar pameran. Mereka mendapat kesempatan berinteraksi langsung dengan pengunjung, menerima masukan, dan memahami bagaimana produk mereka diterima pasar. "Kami ingin menunjukkan bahwa human edge akan selalu relevan dan tetap menjadi kekuatan utama di era perkembangan teknologi saat ini," ujar Naura Tsabita Wibowo, Project Officer Ganesha Business Festival 2026.
Pengunjung tidak hanya melihat produk, tetapi juga dapat mengikuti aktivitas interaktif di sejumlah booth. Hal ini membuat pengalaman menjelajahi pameran lebih dekat dengan generasi muda dan memberikan umpan balik nyata bagi para kreator.
Talkshow hingga Penampilan Musik Perdana
Selain area pameran, GBF 2026 menghadirkan sesi talkshow bersama Ahmad Dekatama, yang dikenal sebagai Pasming Based. Pengunjung juga dapat mengikuti sesi literasi keuangan untuk menambah wawasan pengelolaan finansial. Suasana festival semakin meriah dengan penampilan musik yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian acara.
Grup musik New Pusat Dunia (NPD) tampil sebagai daya tarik utama, berhasil menyedot perhatian pengunjung. Acara ditutup oleh penampilan Svara Virya, grup musik mahasiswa SBM ITB, yang menandai berakhirnya rangkaian Ganesha Business Festival 2026.
Kreativitas di Atas Teknologi
Antusiasme lebih dari 10.000 pengunjung menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap karya anak muda. Menurut panitia, festival ini membuktikan bahwa teknologi bukanlah pengganti manusia, melainkan alat yang harus dipimpin oleh kreativitas, empati, dan pemikiran manusia. "Melalui karya bisnis, riset, talkshow, dan berbagai performance, kami ingin menegaskan pesan itu," kata Naura.
Ke depannya, Ganesha Business Festival diharapkan terus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berekspresi, berkolaborasi, dan menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Ajang ini juga menjadi bukti bahwa inovasi dari kampus dapat langsung terhubung dengan kebutuhan pasar dan publik.