BATULICIN — Dua pejabat ASN dari Kabupaten Tanah Bumbu resmi digembleng dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang digelar sejak Rabu (10/6/2026). Program ini berlangsung hingga 15 Oktober 2026 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru.
Target Bupati: Percepat Reformasi Birokrasi Daerah
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyatakan dukungan penuh terhadap pengiriman dua ASN tersebut. Menurutnya, keikutsertaan mereka diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan birokrasi di lingkungan Pemkab Tanah Bumbu.
“Melalui Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN), Pemkab Tanah Bumbu berharap mampu meningkatkan kompetensi kepemimpinan strategis guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Bupati.
Gubernur Kalsel Minta Pejabat Lebih Adaptif
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang membuka langsung pelatihan ini menekankan pentingnya kecepatan dan kreativitas dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa pejabat pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di tengah masyarakat.
Gubernur juga mengajak seluruh peserta untuk membangun pola pikir sistematis dalam menyelesaikan persoalan daerah sekaligus menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan kerja masing-masing demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
Metode Blended Learning dan Materi Strategis
Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan Faried Fakhmansyah menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan pimpinan tinggi pratama. Metode pembelajaran yang digunakan adalah blended learning selama empat bulan penuh.
Agenda pelatihan mencakup pengelolaan diri, kepemimpinan strategis, manajemen strategis, hingga aktualisasi kepemimpinan strategis. “Tujuannya mendorong lahirnya inovasi dan kebijakan yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Faried.
60 Peserta dari Seluruh Kalsel dan Satu dari Kalteng
PKN Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 diikuti oleh 60 pejabat. Mereka berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, seluruh pemerintah kabupaten dan kota se-Kalsel, serta satu peserta dari Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Tema yang diusung dalam pelatihan kali ini adalah “Kepemimpinan Adaptif dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Melalui Tata Kelola Pemerintahan untuk Mewujudkan Sumber Daya Bidang Pangan, Bencana, Energi dan Ekonomi”.