Pencarian

Kalsel Kejar Swasembada Daging Merah: Manfaatkan Lahan Sawit hingga Eks Tambang

Senin, 23 Februari 2026 • 16:06:04 WIB
Kalsel Kejar Swasembada Daging Merah: Manfaatkan Lahan Sawit hingga Eks Tambang
Pemprov Kalsel memanfaatkan lahan sawit untuk mendukung produksi daging merah berkelanjutan.

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus memacu langkah besar untuk mencapai kemandirian pangan. Setelah sukses mengamankan swasembada daging putih (unggas), kini fokus utama dialihkan pada peningkatan produksi daging merah melalui strategi integrasi lintas sektor yang inovatif.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel, Suparmi, menjelaskan bahwa kunci utama mencapai target ini adalah dengan menciptakan ekosistem peternakan yang berkelanjutan dan kolaboratif.

Strategi Integrasi Multisektor

Berbeda dengan pola peternakan konvensional, Pemprov Kalsel kini menerapkan skema integrasi yang melibatkan sektor perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan. Program ini merupakan pengembangan dari model integrasi sawit-sapi yang sebelumnya telah dinilai berhasil.

Beberapa poin kolaborasi strategis yang diusung antara lain:

Sektor Perkebunan & Tanaman Pangan: Integrasi penyediaan pakan ternak di lahan produktif.

Sektor Kehutanan: Pemanfaatan kawasan hutan sebagai lahan pengembangan populasi sapi.

Sektor Pertambangan: Optimalisasi lahan eks reklamasi tambang untuk area peternakan serta pengalokasian dana Corporate Social Responsibility (CSR) produktif untuk pengadaan bibit sapi.

"Kami mendorong sektor pertambangan untuk memanfaatkan lahan pascatambang mereka. Selain itu, CSR perusahaan diarahkan untuk meningkatkan populasi sapi secara nyata. Ini adalah kerja bersama untuk memperkuat ketahanan pangan daerah," ujar Suparmi, Senin (23/2).

Replikasi dan Perluasan Program

Saat ini, model integrasi tersebut telah mulai berjalan di beberapa titik di Kalimantan Selatan. Melihat potensi positifnya, Pemprov Kalsel berencana melakukan duplikasi program ke berbagai kabupaten/kota lainnya.

Dengan pendekatan yang menggabungkan dukungan korporasi dan pemanfaatan lahan marjinal, Pemprov optimis target swasembada daging merah dapat tercapai secara bertahap. Langkah ini diharapkan tidak hanya menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah, tetapi juga meningkatkan taraf ekonomi para peternak lokal di Bumi Antasari.

Bagikan
Sumber: Antara

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks