PELAIHARI — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengejar penyelesaian pembangunan infrastruktur sanitasi yang tersebar di 410 titik di dua kecamatan. Berdasarkan pemantauan langsung Bupati H. Rahmat Trianto, sebagian besar pengerjaan fasilitas seperti sarana air bersih dan WC keluarga hampir rampung.
“Dari total 410 titik yang dikerjakan, alhamdulillah rata-rata progres pengerjaannya sudah mencapai 90 persen,” ujar H. Rahmat Trianto di sela-sela peninjauan, Selasa (18/8/2026).
Fokus pada Kebutuhan Setiap RT
Program ini dirancang tidak seragam. Pemerintah kabupaten memetakan kebutuhan riil yang berbeda di setiap Rukun Tetangga sebelum menentukan jenis pekerjaan.
“Permasalahan di tiap RT itu berbeda-beda. Melalui program Padat Karya ini, pemerintah hadir memberikan solusi yang sesuai kebutuhan warga, sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar dalam proses pembangunannya,” tegas bupati.
Selain sektor sanitasi dan penyediaan air bersih, program Padat Karya Pemkab Tanah Laut juga menyasar perbaikan drainase di permukiman warga.
Dampak bagi Kesehatan Lingkungan
Perbaikan fasilitas sanitasi dasar menyasar pembenahan sarana air bersih hingga pembangunan kamar mandi dan toilet keluarga. Target utamanya adalah peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur.
Pemkab Tanah Laut berharap manfaat program ini dapat segera dirasakan warga setelah seluruh titik dinyatakan selesai, terutama dalam menekan risiko penyakit akibat sanitasi buruk dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.