KALIMANTAN SELATAN — Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup L kian ketat. Inggris kini mengoleksi empat poin dari dua laga, sementara Ghana baru mengantongi dua angka. Namun, yang paling menonjol dari pertandingan ini bukanlah skor, melainkan minimnya aksi ofensif yang dihadirkan kedua kesebelasan.
Babak Pertama Tanpa Tembakan ke Gawang, Pertama di Piala Dunia 2026
Sepanjang 45 menit pertama, publik Boston disuguhkan permainan yang sangat hati-hati. Baik Inggris maupun Ghana sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan.
Statistik mencatat, tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran yang lahir di babak pertama. Ini menjadi catatan perdana di Piala Dunia 2026, di mana sebuah pertandingan melewati paruh pertama tanpa sepakan yang mengarah ke gawang.
Dominasi Penguasaan Bola Inggris Tak Berbuah Gol
Memasuki babak kedua, Tim Tiga Singa meningkatkan tempo permainan. Anak asuh Gareth Southgate tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 76 persen, jauh meninggalkan Ghana yang hanya mencatatkan 24 persen.
Meski mendominasi, Inggris tetap gagal menciptakan peluang emas. Pertahanan Ghana yang disiplin membuat skema serangan Inggris mentah di lini tengah. Laga pun berakhir dengan skor kacamata, meninggalkan rasa frustrasi bagi para pendukung kedua tim.
Jadwal Berikutnya: Inggris Hadapi Laga Penentu, Ghana Butuh Kemenangan
Hasil ini membuat posisi Inggris di puncak klasemen belum aman. Mereka masih harus menghadapi satu laga tersisa di fase grup yang kemungkinan besar akan menjadi penentu kelolosan ke babak 16 besar.
Sementara itu, Ghana masih memiliki peluang untuk lolos jika mampu meraih kemenangan di laga pamungkas. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim untuk membuktikan ketajaman di depan gawang.