Pencarian

Tesla dan 11 Pabrikan Lain Tarik 4,3 Juta Mobil di China Gara-Gara Gagang Pintu Tersembunyi

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 09:23:31 WIB
Tesla dan 11 Pabrikan Lain Tarik 4,3 Juta Mobil di China Gara-Gara Gagang Pintu Tersembunyi
Tesla dan 11 pabrikan lainnya menarik 4,3 juta unit kendaraan di China akibat risiko desain gagang pintu tersembunyi.

KALIMANTAN SELATAN — Regulasi keselamatan kendaraan di China kembali diperketat. Menyusul sejumlah insiden fatal, otoritas setempat memaksa 11 produsen mobil untuk menarik hampir 4,3 juta unit kendaraan karena desain gagang pintu tersembunyi (flush door handle) dinilai berisiko tinggi saat terjadi kecelakaan. Tesla menjadi pihak yang paling terdampak dengan total sekitar 3 juta unit, meliputi Model 3, Model Y, Model S, dan Model X baik yang diimpor maupun diproduksi lokal.

Kenapa Gagang Pintu Tersembunyi Jadi Masalah Besar?

Masalah utamanya terletak pada mekanisme gagang yang bergantung pada sistem kelistrikan mobil. Jika sistem tersebut rusak atau mati total setelah tabrakan, gagang pintu tidak bisa diperpanjang (deploy) secara otomatis, sehingga menyulitkan penumpang untuk keluar dan petugas penyelamat untuk masuk.

Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar. Regulator China mencatat beberapa insiden, termasuk kecelakaan fatal yang melibatkan sedan Xiaomi, di mana para saksi mata tidak mampu membuka pintu untuk mengevakuasi pengemudi yang terjebak di dalam kabin.

Bentuk Kompensasi dan Perbaikan dari Pabrikan

Sebagai langkah awal, Tesla dan delapan pabrikan lain yang terdampak akan memasang label peringatan pada gagang pintu secara gratis. Label ini berfungsi untuk mengarahkan pengguna menemukan mekanisme pembuka manual darurat yang biasanya tersembunyi di dekat jendela atau laci kecil pada panel pintu.

Selain itu, sebagian besar produsen juga akan merilis pembaruan perangkat lunak (software update). Pembaruan ini dirancang untuk secara otomatis menurunkan kaca jendela mobil setelah terjadi benturan. Langkah ini diambil untuk memberikan celah akses bagi tim penyelamat dan memudahkan evakuasi penumpang.

Larangan Total pada 2027 dan Respons Desainer Tesla

Kebijakan recall ini hanyalah bagian dari tekanan yang lebih besar. Pemerintah China telah mengeluarkan standar baru yang secara resmi melarang penggunaan gagang pintu tersembunyi pada kendaraan baru mulai tahun 2027. Standar tersebut mewajibkan setiap pintu memiliki mekanisme pembuka mekanis baik di bagian dalam maupun luar yang harus bisa dioperasikan tanpa aliran listrik sama sekali.

Menanggapi tekanan regulasi ini, kepala desainer Tesla, Franz von Holzhausen, menyatakan pihaknya terbuka untuk mendesain ulang sistem gagang pintu. "Ide menggabungkan tombol elektronik dan manual menjadi satu tombol, menurut saya, masuk akal," ujarnya. "Itu yang sedang kami kerjakan."

Pengawasan Serupa Mulai Berjalan di Amerika Serikat

Kekhawatiran yang sama juga mulai mengemuka di pasar global. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) telah membuka penyelidikan terhadap gagang pintu elektronik milik Tesla. Investigasi ini menyoroti risiko keselamatan yang identik dengan apa yang terjadi di China, menandakan bahwa desain ini kini menjadi sorotan regulator di dua pasar otomotif terbesar dunia.

Bagi konsumen yang saat ini menggunakan kendaraan dengan fitur gagang tersembunyi, penting untuk memahami lokasi tuas pembuka manual di dalam mobil Anda sebelum terjadi keadaan darurat. Langkah sederhana ini bisa menjadi pembeda antara keluar dari kendaraan dengan selamat atau justru terjebak di dalam kabin yang rusak.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks