BATULICIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan anggaran di tingkat provinsi. Dalam ajang Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pembangunan Kalimantan Selatan 2026, Kabupaten berjuluk Bumi Bersujud ini sukses memboyong dua penghargaan sekaligus atas capaian kinerja tahun anggaran 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam rangkaian acara penganugerahan kinerja dan penandatanganan komitmen bersama percepatan penyerapan anggaran yang berlangsung di Banjarmasin, Kamis (12/2/2026).
Prestasi di Bidang Pelaksanaan Anggaran
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata efektivitas kepemimpinan Bupati Andi Rudi Latif dalam memastikan setiap rupiah anggaran dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Berikut adalah detail penghargaan yang diraih:
| Kategori Penghargaan | Peringkat | Fokus Capaian |
|---|---|---|
| Kinerja Pelaksanaan Dana Tugas Pembantuan 2025 | Terbaik 2 | Efektivitas realisasi anggaran dari pemerintah pusat. |
| Kinerja Pelaksanaan Dana Desa 2025 | Terbaik 3 | Ketepatan penyaluran dan pemanfaatan dana untuk desa. |
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan pemerintah pusat dan provinsi.
"Capaian ini menunjukkan bahwa tata kelola keuangan kita sudah berada pada jalur yang benar, selaras dengan kebijakan nasional. Kami berharap prestasi ini memperkuat sinergi untuk terus mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Bumbu," ujar Andi Rudi Latif, Minggu (15/2/2026).
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dalam arahannya menekankan bahwa penyerapan anggaran yang cepat harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap aturan. Ia mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar pembangunan di daerah berjalan linear.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh Kabupaten/Kota di Kalsel, khususnya Tanah Bumbu, untuk mempertahankan integritas dan profesionalitas dalam mengelola anggaran publik demi kemajuan daerah yang berkelanjutan.