Pencarian

Pemko Banjarmasin Bangun Kolam Retensi 2.000 Meter Kubik di Alun-Alun Kamboja, Anggaran Perubahan 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 • 05:18:01 WIB
Pemko Banjarmasin Bangun Kolam Retensi 2.000 Meter Kubik di Alun-Alun Kamboja, Anggaran Perubahan 2026
Peninjauan kawasan Alun-Alun Kamboja yang akan ditata dengan kolam retensi berkapasitas hampir 2.000 meter kubik air.

BANJARMASIN — Penataan Alun-Alun Kamboja menyasar sejumlah fasilitas sekaligus, bukan sekadar satu titik. Ichrom Muftezar menyebut kolam retensi akan dibangun di sisi kawasan dengan kapasitas tampung mendekati 2.000 meter kubik air.

Kolam itu nantinya dipagari untuk menjaga keselamatan pengunjung. Selain kolam, Pemko Banjarmasin merencanakan pengaspalan sejumlah area agar bisa dipakai sebagai lintasan joging maupun ruang aktivitas warga.

Dua Area Bermain Dapat Membran, Toilet Umum Diperbaiki

Pembenahan menyasar dua area bermain yang akan dipasangi membran. Fasilitas toilet umum juga masuk daftar perbaikan untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

"Terus juga nanti yang area ini akan kita aspal agar bisa dimanfaatkan untuk jogging track dan sebagainya. Terus juga untuk area bermain ada dua, itu nanti dibikin membran, dan yang satunya lagi perbaikan toilet," ujar Ichrom Muftezar.

Peninjauan berlangsung dengan pendampingan Camat Banjarmasin Tengah, Lurah Kertak Baru Ulu, serta jajaran Unit Pelaksana Teknis Kawasan Wisata Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Banjarmasin.

Kolam Retensi Disebut Bantu Kurangi Genangan di Sekitar Kawasan

Keberadaan kolam retensi diharapkan mendukung pengelolaan air sekaligus menekan potensi genangan di lingkungan sekitar alun-alun. Manfaat lain yang dibidik: Alun-Alun Kamboja jadi ruang publik yang lebih nyaman untuk berolahraga, berekreasi, dan bersosialisasi bersama keluarga.

Ichrom menekankan peningkatan fasilitas perlu diimbangi pemeliharaan berkelanjutan. Kebersihan, keamanan, dan kelayakan sarana disebut jadi kunci agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang.

Kampung Ketupat dan Pulau Insan Ikut Ditinjau

Rombongan bergerak ke kawasan wisata Kampung Ketupat dan Pulau Insan di Jalan Jafri Zamzam, sekitar Lapangan Sepak Bola 17 Mei. Kedua kawasan dinilai punya potensi dikembangkan sebagai destinasi yang mendukung daya tarik wisata sekaligus membuka peluang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Kampung Ketupat berpeluang memperkuat identitas wisata berbasis budaya lokal. Kawasan Pulau Insan dapat dikembangkan lewat penataan ruang dan peningkatan fasilitas yang sesuai kebutuhan pengunjung serta kondisi lingkungan.

"Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat Kota Banjarmasin, khususnya yang sering memanfaatkan Alun-Alun Kamboja ini," kata Ichrom.

Pemko Banjarmasin berharap koordinasi lintas perangkat daerah membuat rencana penataan berjalan optimal dan tepat sasaran.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infobanua.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks