BANJARMASIN — Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, menyatakan pihaknya akan menyampaikan rekomendasi Pansus untuk penataan distribusi BBM di wilayah Kalsel. Rekomendasi tersebut diserahkan kepada Satgas BBM maupun instansi terkait lainnya.
"Kita akan sampaikan rekomendasi Pansus untuk penataan distribusi BBM di wilayah Kalsel," kata Supian kepada wartawan usai rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Kerja Panitia Khusus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi di Kalsel.
Supian menyebut hasil kerja Pansus mempertajam temuan di lapangan terkait distribusi BBM, sekaligus memuat saran untuk kelancaran distribusi kepada masyarakat. Politisi Partai Golkar itu juga meminta laporan berkala soal distribusi BBM.
"Nanti kita minta laporannya, mungkin per tiga bulan untuk melihat distribusi BBM di masyarakat," ujarnya.
Permainan di SPBU Jadi Penyebab Kelangkaan
Ketua Pansus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi di Kalsel, HM Syaripuddin, mengatakan kendala distribusi menjadi penyebab kelangkaan BBM di wilayah Kalsel. Menurutnya, kendala itu muncul karena adanya permainan di SPBU.
"Kendala distribusi sendiri disebabkan adanya permainan di SPBU," kata pria yang akrab disapa Bang Dhin tersebut.
Pansus merekomendasikan Satgas memperketat pengawasan distribusi, terutama selama perjalanan hingga ke SPBU. Pengawasan menyasar PT Pertamina Patra Niaga maupun aparat keamanan.
"Juga memastikan distribusi BBM sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Penelusuran Enam Bulan, Diharapkan Ditindaklanjuti
Bang Dhin berharap rekomendasi tersebut bisa ditindaklanjuti Satgas. Rekomendasi ini merupakan hasil penelusuran Pansus selama enam bulan.
Sementara itu, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, menyatakan kesiapannya mengawasi SPBU. Pengawasan mencakup pengaturan lalu lintas di tengah antrian panjang pembeli BBM.
"Kita siap mengamankan agar antrian panjang tidak menimbulkan masalah, terutama kemacetan lalu lintas," kata Riza.