SIMPANG EMPAT — Andi Rudi Latif menegaskan pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu tidak bisa berjalan hanya mengandalkan peran pemerintah. Menurutnya, dukungan dan kebersamaan seluruh elemen daerah menjadi syarat utama agar berbagai program yang digulirkan dapat berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat.
“Marilah kita perkuat silaturahmi, persatuan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama. Kebersamaan menjadi modal penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ucapnya di hadapan jemaah.
Orang nomor satu di Tanah Bumbu itu menilai semangat kebersamaan yang tumbuh di masyarakat mampu memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga. Hubungan yang harmonis ini dinilai krusial dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran.
Ia pun berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, amanah, kepedulian, persaudaraan, dan saling menghormati, tidak berhenti menjadi seremoni belaka pada momentum Maulid Nabi. Nilai-nilai tersebut harus diterjemahkan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari.
Tabligh Akbar yang digelar di Ruang Terbuka Depan Masjid Al-Falah itu berlangsung khidmat. Ribuan jemaah dari berbagai kalangan memadati lokasi acara untuk mendengarkan tausiah yang disampaikan penceramah Ustadz H. Ali Furqon dari Banjarmasin.
Kehadiran Bupati Andi Rudi Latif di tengah-tengah jemaah menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan berdialog langsung dengan masyarakat. Momen keagamaan seperti ini dimanfaatkan pemerintah untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan secara lebih dekat.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sendiri terus berupaya menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, upaya tersebut dinilai akan lebih cepat terwujud jika mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen daerah, bukan hanya dari aparatur sipil negara.