Snap Specs hingga Snapdragon Reality Elite, 7 Gadget Paling Menarik dari AWE 2026

Penulis: Vicky Prasetya  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 11:20:01 WIB
Snap Specs hadir sebagai kacamata pintar mandiri dengan kemampuan komputasi spasial tanpa perlu perangkat tambahan.

KALIMANTAN SELATAN — Pekan lalu, gelaran AWE 2026 menjadi saksi bagaimana batas antara VR headset dan smart glasses mulai kabur. Produsen berlomba menyematkan kemampuan komputasi tinggi ke dalam bingkai kacamata yang ringkas. Dari deretan produk yang dipamerkan, tim kami memilih tujuh perangkat paling inovatif yang layak Anda pantau.

Snap Specs: Momen iPhone untuk Kacamata Pintar?

Snap resmi merilis Snap Specs, kacamata pintar standalone yang disebut-sebut sebagai tonggak baru komputasi spasial. Perangkat ini bukan sekadar kacamata dengan lensa pintar, melainkan sebuah sistem komputasi mandiri yang tidak perlu disambungkan ke ponsel atau PC.

Dengan bobot yang sedikit lebih berat dari kacamata biasa, Snap Specs tetap tampil stylish berkat desain rangka yang kokoh. Snap mengklaim telah menyiapkan lebih dari 5 juta lensa yang siap digunakan, mulai dari alat ukur ruang bebas hingga panduan augmented reality untuk tugas rumit seperti memperbaiki mobil.

Harganya? USD 2.195 (sekitar Rp 36,2 juta) atau GBP 1.995. Banderol ini jelas menyasar early adopter, bukan konsumen massal. "Will Specs stick the landing? That's the ultimate question," tulis Jason England, kontributor kami di lokasi.

Snapdragon Reality Elite: Chip Baru untuk AR dan AI

Qualcomm memperkenalkan Snapdragon Reality Elite, penerus chip XR Gen 2 yang selama ini menjadi otak Galaxy XR headset. Chip ini diklaim membawa peningkatan signifikan di sisi performa dan efisiensi daya, serta menjadi prosesor utama di balik Xreal Aura compute puck.

Dalam demo langsung, Xreal Aura yang ditenagai chip ini mampu menjalankan game berat seperti Breath of the Wild tanpa latensi berarti saat terhubung ke Nintendo Switch 2. "Snapdragon Reality Elite blurs the line between AR glasses and VR headsets," ujar Scott Younker, rekan kami yang menjajal langsung perangkat tersebut.

Xreal Aura: AR Glasses dengan Android XR dan Layar Optik

Berbeda dengan Samsung Galaxy XR yang masih berbentuk headset tebal, Xreal Aura hadir sebagai kacamata AR ringan dengan teknologi optical see-through (OST). Artinya, pengguna melihat dunia nyata langsung melalui lensa, bukan melalui layar kamera, sehingga lapisan augmented reality terasa lebih alami.

Kacamata ini mengadopsi Android XR dan didukung compute puck bertenaga Snapdragon Reality Elite. Hasilnya, aplikasi seperti tabletop game Demeo terasa jauh lebih imersif dibandingkan saat dimainkan di VR headset biasa. Xreal Aura juga membawa bidang pandang (FOV) selebar 70 derajat — sebuah lompatan besar untuk kacamata AR.

KiWear Gen 2: Cincin Pintar Pengganti Joystick AR

KiWear memperbarui smart ring generasi keduanya di AWE 2026. Cincin ini dirancang sebagai alat kontrol utama untuk smart glasses. Pengguna bisa menavigasi menu, membuka aplikasi, atau mengatur volume cukup dengan memutar jari di udara.

Fitur baru yang disebut "whisper controls" memungkinkan pengguna berbicara pelan ke arah cincin untuk mengaktifkan asisten AI. Dalam demo, cincin ini bisa menjawab pertanyaan seputar AWE menggunakan model on-device tanpa perlu koneksi internet. KiWear tidak membekali cincin ini dengan sensor kesehatan seperti Oura atau Galaxy Ring, namun itu bukan fokus utamanya.

bHaptics TactGlove: Sarung Tangan Haptic yang Makin Realistis

bHaptics kembali dengan TactGlove versi terbaru. Meski perubahannya terbilang minor — dua motor baru di telapak tangan dan motor pergelangan redesain — dampaknya terasa signifikan. Motor di telapak tangan membuat genggaman terasa lebih nyata, bukan sekadar getaran di ujung jari.

Pengalaman memegang benda virtual di VR kini terasa lebih alami. Sayangnya, bHaptics belum mengumumkan harga jual maupun ketersediaan global untuk produk ini.

Gadget Lain yang Patut Dicatat

Selain lima produk di atas, AWE 2026 juga menghadirkan sejumlah perangkat menarik lain yang masuk daftar pilihan tim kami. Meski tidak disebutkan secara detail dalam laporan utama, beberapa di antaranya adalah aksesori VR generasi baru dan prototipe smart glasses dari pengembang independen.

Untuk pasar Indonesia, smart glasses dan cincin pintar masih tergolong barang niche. Namun dengan hadirnya chipset seperti Snapdragon Reality Elite dan platform Android XR, bukan tidak mungkin perangkat ini mulai merambah distributor resmi di Tanah Air dalam 1-2 tahun ke depan. Pantau terus perkembangan selanjutnya.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top