Pencarian

Ketua MUI Kalsel Bertemu Muslim Board Uzbekistan di Tashkent, Bahas Pertukaran Pelajar dan Kolaborasi Riset

Senin, 05 Oktober 2026 • 12:46:32 WIB
Ketua MUI Kalsel Bertemu Muslim Board Uzbekistan di Tashkent, Bahas Pertukaran Pelajar dan Kolaborasi Riset
Ketua MUI Kalsel bersama rombongan ulama dan akademisi Banua bertemu Muslim Board of Uzbekistan di Tashkent.

TASHKENT — Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian safar keilmuan ke Uzbekistan yang dilakukan Ketua MUI Kalsel bersama sejumlah tokoh ulama dan akademisi Banua. Rombongan diterima langsung oleh Mufti dan Wakil Ketua Muslim Board of Uzbekistan Prof Muhammar Olim Muhammad Siddiqov.

Dialog antar bangsa yang berlangsung dalam pertemuan itu membahas berbagai isu keislaman, pendidikan, dan pengembangan masyarakat Muslim. Forum dipandu Rofi Eka Shanty, perwakilan Indonesia di Imam Bukhari International Scientific Research Center.

Peran Strategis Muslim Board of Uzbekistan

Muslim Board of Uzbekistan merupakan organisasi non-pemerintah non-profit paling berpengaruh di negara itu. Lembaga ini bertugas mengawasi operasional masjid, memberikan instruksi keagamaan, membina ulama Muslim, dan mengelola aktivitas Islam di seluruh Uzbekistan.

MBU juga memastikan kesatuan umat beriman, menyampaikan aturan Islam secara jelas kepada masyarakat, menciptakan fasilitas ibadah, memelihara kesatuan ideologis umat Muslim, serta melaksanakan kegiatan amal.

Lembaga ini menaungi sejumlah pendidikan tinggi Islam terkemuka, termasuk Mir Arab Higher Madrasa dan Tashkent Islamic Institute. Peran strategis MBU dalam menjaga harmoni kehidupan beragama dan memperkuat identitas keislaman masyarakat Uzbekistan menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan Islam di Kalsel.

Peluang Kerja Sama Pendidikan bagi Kalsel

Dalam bahasa Arab yang fasih, Guru Syairazi menyampaikan pentingnya jalinan silaturahim ini untuk membuka peluang kerja sama berkelanjutan bagi Kalimantan Selatan. Kerja sama bidang pendidikan dapat mencakup pertukaran pelajar, kolaborasi riset, serta pengembangan metode pembelajaran keislaman.

Pengalaman MBU mengelola lembaga pendidikan tinggi Islam dinilai dapat menjadi referensi berharga bagi pengembangan pendidikan Islam di Banua. Jaringan kelembagaan yang terbangun diharapkan membuka akses lebih luas bagi santri dan akademisi Kalsel ke pusat kajian Islam Asia Tengah.

Tokoh Kalsel yang Turut Mendampingi

Turut mendampingi Ketua MUI Kalsel dalam kunjungan ini sejumlah tokoh Banua. Mereka antara lain Dr Muhammad Husin Ali, Ketua Umum MUI Kabupaten Banjar/Martapura, dan KH Muhammad Zailani, Ketua Umum MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Hadir pula HM Syamsuddin BA SPd MM, dosen IAI KHAS Al Arsyadi sekaligus anggota Komisi bidang Ekonomi MUI Provinsi Kalimantan Selatan, dan Dr Muhammad Luthfi, Ketua bidang Santri/wati Ponpes Dalpa.

Rombongan juga mencakup H Zainal Abidin LC, Dewan Senat IAI Khas Al Arsyadi, pengusaha sukses Kalsel H Muhammad Hatta, Eko Widardi, serta ketua yayasan RGD H Patriady Noor SP.

Jaringan Ulama Lintas Negara

Dari pihak mitra, dialog dihadiri periset dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nahdlatul Ulama yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Mereka diwakili Prof Dr Yogi Prana Izza, Wakil Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, Bojonegoro, Jawa Timur.

Dengan terjalinnya hubungan yang semakin erat antara MUI Kalsel dan Muslim Board of Uzbekistan, kerja sama konkret diharapkan segera terwujud. Manfaatnya diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan, penguatan keagamaan, dan kesejahteraan masyarakat Banua.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalimantanpost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks