Pencarian

Pilihan Wisata Alam untuk Keluarga di Kalimantan Selatan dan Rutenya

Selasa, 22 September 2026 • 17:25:01 WIB
Pilihan Wisata Alam untuk Keluarga di Kalimantan Selatan dan Rutenya
Wisata alam keluarga di Kalimantan Selatan dapat disesuaikan dengan usia dan kemampuan fisik anggota keluarga.

KALIMANTAN SELATAN - Wisata alam untuk keluarga di Kalimantan Selatan tidak harus berarti perjalanan panjang dengan medan berat.

Provinsi ini memiliki pilihan mulai dari taman hutan, kawasan danau, desa wisata, riam, hingga kawasan Meratus yang dapat disusun sesuai usia dan kemampuan fisik anggota keluarga.

Daya tarik utamanya terletak pada kesempatan menikmati alam sambil tetap mempunyai ruang untuk makan, beristirahat, bermain, dan mengenal kehidupan masyarakat setempat.

Dengan pemilihan destinasi dan jadwal yang tepat, wisata alam untuk keluarga di Kalimantan Selatan dapat menjadi perjalanan yang menyenangkan sekaligus memberi pengalaman baru bagi anak-anak.

Kalimantan Selatan memiliki bentang alam yang cukup lengkap untuk perjalanan keluarga.

Portal Indonesia Travel menyebut Pegunungan Meratus, Taman Hutan Raya Sultan Adam, air terjun, dan desa-desa tradisional Dayak Meratus sebagai bagian dari kekayaan wisata alam provinsi ini.

Tahura Sultan Adam juga disebut cocok untuk trekking, piknik, dan menikmati udara segar.

Memilih Destinasi Alam Berdasarkan Usia Anak

Perjalanan keluarga akan terasa lebih nyaman apabila lokasi dipilih berdasarkan kemampuan fisik, bukan sekadar popularitas.

Anak balita tentu membutuhkan destinasi dengan akses kendaraan yang relatif mudah, toilet, tempat berteduh, serta ruang untuk istirahat.

Anak usia sekolah biasanya sudah dapat menikmati perjalanan dengan aktivitas ringan seperti berjalan di alam, bermain air dengan pengawasan, atau mencoba aktivitas rekreasi luar ruang.

Remaja dapat diberi ruang untuk mencoba kegiatan yang lebih aktif, selama risiko dan kemampuan fisiknya diperhitungkan.

Panduan sederhana berdasarkan kelompok usia

Balita: pilih taman, kawasan piknik, atau desa wisata dengan akses relatif mudah.

Anak usia sekolah: tambahkan rute alam ringan, bermain air, atau aktivitas edukasi.

Remaja: dapat memilih trekking lebih panjang, camping, atau aktivitas sungai dengan pengelola.

Keluarga multigenerasi: prioritaskan fasilitas, tempat duduk, toilet, akses kendaraan, dan jarak berjalan kaki yang tidak terlalu panjang.

Prinsip tersebut penting karena wisata keluarga bukan perlombaan mencapai sebanyak mungkin lokasi. Waktu istirahat justru menjadi bagian dari perjalanan.

Taman Hutan Raya Sultan Adam untuk Piknik dan Edukasi Alam

Tahura Sultan Adam merupakan pilihan menarik bagi keluarga yang ingin memperoleh pengalaman alam tanpa harus langsung masuk ke perjalanan ekstrem.

Indonesia Travel memasukkan Tahura Sultan Adam sebagai salah satu destinasi favorit untuk trekking, piknik, dan menikmati udara segar.

Kawasan hutan memberikan kesempatan bagi anak untuk melihat bahwa wisata alam bukan hanya soal air terjun atau tempat bermain.

Pepohonan, kontur tanah, suara burung, dan perubahan suhu di kawasan hijau dapat menjadi pengalaman observasi sederhana.

Aktivitas keluarga yang bisa disusun

Piknik dengan bekal.

Jalan santai di kawasan yang mudah dilalui.

Mengamati tumbuhan.

Mengenalkan anak pada fungsi hutan.

Fotografi keluarga.

Menikmati udara segar tanpa agenda terlalu padat.

Untuk keluarga dengan anak kecil, waktu kunjungan pagi dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman. Hindari membuat jadwal terlalu rapat karena kondisi jalan dan waktu tempuh dapat berubah.

Bukit Batu dan Riam Kanan untuk Liburan Keluarga

Kawasan Bukit Batu di Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk aktivitas luar ruang.

Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan menyebut kawasan tersebut berada di kawasan Geopark Meratus dan menawarkan suasana untuk wisata outbound keluarga.

Keunggulan kawasan ini terletak pada lanskap terbuka dan suasana perbukitan. Bagi keluarga, perjalanan dapat dirancang tidak terlalu agresif: datang, menikmati pemandangan, makan bersama, kemudian melakukan aktivitas ringan.

Pola perjalanan yang lebih ramah keluarga

Berangkat pagi dari Banjarmasin.

Siapkan sarapan atau makanan ringan.

Berhenti di titik yang aman untuk menikmati lanskap.

Sisakan waktu untuk makan siang.

Hindari memaksakan aktivitas ketika anak mulai kelelahan.

Kembali sebelum terlalu sore apabila rombongan membawa anak kecil.

Perjalanan seperti ini lebih cocok daripada memasukkan terlalu banyak titik tujuan dalam satu hari.

Kampung Putra Bulu: Alam dan Wahana dalam Satu Lokasi

Bagi keluarga yang menginginkan kombinasi alam dan aktivitas yang lebih beragam, Kampung Putra Bulu di Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, patut diperhatikan.

Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan melaporkan pada April 2026 bahwa kawasan ini memiliki rumah makan, area memancing, wahana air seperti bebek air, sepeda air, banana boat, donat boat, canoe, hingga jetski. Tersedia pula playground, gazebo, camping area, ATV, perahu katinting, dan area persawahan.

Kelengkapan aktivitas tersebut membuat satu lokasi dapat menampung minat anggota keluarga yang berbeda.

Pembagian aktivitas berdasarkan usia

Anak kecil

Playground.

Menikmati taman.

Aktivitas air yang sesuai batas usia.

Bermain di area terbuka dengan pengawasan.

Anak sekolah

Sepeda air.

Canoe jika tersedia dan sesuai ketentuan pengelola.

Memancing.

Menjelajahi area persawahan.

Orang dewasa

Menikmati pemandangan.

Memancing.

Mendampingi aktivitas air.

Menikmati kuliner.

Untuk wahana air, aturan keselamatan dan batas usia dari pengelola tetap menjadi acuan utama.

Riam Bidadari, Tabalong, untuk Keluarga yang Suka Bermain Air

Riam Bidadari di Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, mempunyai karakter yang lebih dekat dengan wisata riam dan alam pedesaan.

Jadesta mencatat Riam Bidadari mempunyai aliran dari dua anak sungai yang mengapit area berbatu.

Kawasan tersebut juga disebut nyaman untuk bersantai bersama keluarga dan dikembangkan sebagai destinasi camping ground keluarga. Fasilitas yang tercatat meliputi parkir, kamar mandi umum, kafetaria, kuliner, musala, tempat makan, dan area foto. JJadesta

Jadesta juga mencantumkan aktivitas berenang, camping, serta penyewaan perlengkapan outdoor. Harga yang ditampilkan di laman resmi dapat berubah, sehingga sebaiknya dikonfirmasi sebelum perjalanan.

Hal yang perlu diperhatikan

Riam dan sungai mempunyai risiko berbeda dari kolam buatan. Anak tidak sebaiknya bermain air tanpa pendampingan, terlebih setelah hujan atau ketika debit berubah.

Periksa kondisi cuaca.

Tanyakan kondisi aliran kepada pengelola.

Jangan berenang di titik yang tidak direkomendasikan.

Gunakan alas kaki yang tidak licin.

Siapkan pakaian ganti.

Simpan barang elektronik dalam tas kedap air.

Loksado: Cocok untuk Keluarga yang Ingin Pengalaman Lebih Lengkap

Loksado berada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan menjadi salah satu kawasan yang paling menarik untuk perjalanan alam keluarga yang ingin sedikit lebih aktif.

Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan menggambarkan Loksado sebagai kawasan yang memadukan Pegunungan Meratus, air terjun, sungai, dan budaya masyarakat Dayak Meratus.

Beberapa air terjun yang tercatat antara lain Haratai, Riam Hanai, Kilat Api, Rampah Menjangan, Pemandian Anggang, dan Tinggiran Hayam.

Perjalanan ke Loksado sebaiknya tidak dibuat terlalu padat. Kawasan ini lebih cocok dinikmati sebagai perjalanan dua atau tiga hari.

Aktivitas keluarga di Loksado

Mengunjungi air terjun sesuai kemampuan rombongan.

Menikmati pemandangan Pegunungan Meratus.

Mengenal rumah tradisional Balai.

Mengikuti aktivitas wisata masyarakat.

Menikmati aliran Sungai Amandit.

Mencoba bamboo rafting jika kondisi dan usia anggota keluarga sesuai.

Indonesia Travel mencatat bamboo rafting di Sungai Loksado memiliki rute pendek sekitar lima kilometer dari Desa Loksado menuju Desa Tanuhi dan rute panjang sekitar 15 kilometer menuju Desa Haratai. Waktu tempuh sekitar dua hingga tiga jam, tergantung rute dan debit air.

Pilih rute bamboo rafting dengan hati-hati

Untuk keluarga yang baru pertama mencoba, rute pendek lebih masuk akal karena sumber resmi menyebut rute lima kilometer tersebut cocok untuk pemula. Rute 15 kilometer lebih menantang dan lebih sesuai bagi pengunjung berpengalaman.

Keselamatan tetap menjadi prioritas. Kondisi sungai dapat berubah sehingga arahan pengelola atau pemandu harus diikuti.

Rekomendasi Jadwal Liburan 3 Hari

Perjalanan tiga hari dapat menjadi durasi yang cukup untuk keluarga yang ingin menikmati beberapa jenis alam tanpa terlalu terburu-buru.

Hari pertama: Tahura atau kawasan Banjar

Berangkat pagi.

Aktivitas alam ringan.

Makan siang.

Piknik atau menikmati pemandangan.

Kembali ke penginapan sebelum malam.

Hari kedua: Loksado

Berangkat pagi.

Perjalanan menuju kawasan Meratus.

Mengunjungi lokasi alam yang sesuai kemampuan.

Istirahat.

Menikmati suasana desa.

Hari ketiga: aktivitas air atau desa wisata

Bamboo rafting rute yang sesuai.

Makan siang.

Beristirahat.

Kembali ke kota.

Jadwal tersebut masih dapat dipadatkan atau diperpanjang sesuai usia anggota keluarga.

Cara Menghemat Biaya Perjalanan Keluarga

Wisata alam tidak selalu mahal, tetapi biaya kendaraan, makanan, penginapan, dan aktivitas dapat meningkat apabila seluruh kebutuhan dibeli secara spontan.

Strategi yang lebih praktis

Gunakan satu kendaraan untuk keluarga besar jika kapasitas memungkinkan.

Bawa botol minum isi ulang.

Siapkan camilan untuk anak.

Pilih penginapan dekat lokasi aktivitas.

Bandingkan biaya aktivitas sebelum berangkat.

Gunakan jasa lokal jika memang diperlukan.

Hindari membawa terlalu banyak barang.

Menggunakan jasa masyarakat setempat juga membuat pengeluaran wisata memiliki dampak langsung pada ekonomi desa.

Perlengkapan Wajib untuk Keluarga

Perlengkapan perlu dibedakan antara kebutuhan orang dewasa dan anak.

Tas keluarga

Air minum.

Tisu dan tisu basah.

P3K.

Obat pribadi.

Jas hujan.

Baju ganti.

Handuk kecil.

Kantong sampah.

Dry bag.

Camilan.

Sunblock.

Topi.

Alas kaki yang sesuai.

Untuk perjalanan ke riam atau sungai, pakaian ganti bukan sekadar tambahan. Barang tersebut dapat menghindarkan perjalanan pulang dari kondisi tidak nyaman.

Waktu Terbaik untuk Berangkat

Tidak ada satu waktu yang berlaku untuk semua destinasi. Keluarga sebaiknya memprioritaskan cuaca dan kondisi lokasi dibandingkan mengejar jadwal populer.

Untuk aktivitas outdoor, pagi biasanya memberikan ruang waktu lebih panjang. Namun, setelah hujan deras, kondisi jalan, sungai, dan riam harus diperiksa kembali.

Hindari perjalanan dengan jadwal terlalu ketat

Jika satu lokasi membutuhkan waktu empat jam perjalanan, jangan langsung menambahkan tiga destinasi lain pada hari yang sama. Anak membutuhkan waktu untuk makan, tidur, dan beristirahat.

Wisata alam yang menyenangkan justru sering lahir dari jadwal yang memiliki ruang kosong.

Etika Mengajak Anak ke Alam

Perjalanan keluarga dapat menjadi kelas kecil tentang lingkungan.

Kebiasaan yang bisa ditanamkan

Sampah dibawa kembali.

Tidak memetik tumbuhan sembarangan.

Tidak memberi makan satwa liar.

Tidak mencoret batu.

Tidak merusak fasilitas.

Menghormati masyarakat lokal.

Tidak berteriak berlebihan di kawasan alam.

Dengan cara tersebut, perjalanan tidak berhenti pada foto keluarga, tetapi meninggalkan kebiasaan baik yang dapat dibawa pulang.

FAQ

Destinasi mana yang paling mudah untuk keluarga?

Pilihan bergantung usia dan kondisi anggota keluarga. Tahura Sultan Adam cocok untuk piknik dan aktivitas alam ringan, sementara Kampung Putra Bulu menawarkan kombinasi alam, playground, wahana air, gazebo, dan aktivitas outdoor.

Apakah Loksado cocok untuk anak-anak?

Loksado dapat menjadi tujuan keluarga, tetapi aktivitas perlu disesuaikan usia. Tidak semua jalur air terjun cocok untuk anak kecil. Bamboo rafting juga memiliki tingkat tantangan berbeda berdasarkan rute.

Apakah Riam Bidadari mempunyai fasilitas keluarga?

Jadesta mencatat parkir, kamar mandi umum, kafetaria, kuliner, musala, tempat makan, serta fasilitas camping.

Apakah wisata alam aman saat musim hujan?

Risikonya meningkat pada lokasi yang berkaitan dengan sungai, riam, atau jalur tanah. Kondisi cuaca dan informasi pengelola perlu diperiksa sebelum berangkat.

Penutup

Kalimantan Selatan memiliki alam yang bisa dinikmati dengan banyak cara: piknik sederhana, bermain air, menjelajah desa, sampai menyusuri sungai di kaki Meratus.

Dengan memilih lokasi sesuai usia dan menyiapkan perjalanan tanpa terburu-buru, wisata alam untuk keluarga di kalimantan selatan dapat berubah menjadi kenangan yang jauh lebih berharga daripada sekadar daftar tempat yang berhasil dikunjungi.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks