Pencarian

10 Finalis LKTI 2026 Kalsel Masuki Tahap Presentasi, Jumlah Naskah Lompat ke 154 dari 58

Kamis, 20 Agustus 2026 • 19:12:01 WIB
10 Finalis LKTI 2026 Kalsel Masuki Tahap Presentasi, Jumlah Naskah Lompat ke 154 dari 58
Sepuluh finalis LKTI 2026 Kalsel memaparkan gagasan di hadapan dewan juri di Aula BRIDA Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Rabu (19/8/2026).

BANJARBARU — Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memasuki babak krusial. Sepuluh finalis terpilih kini bersaing memaparkan gagasannya di hadapan dewan juri di Aula BRIDA Provinsi Kalsel, Rabu (19/8/2026), untuk memperebutkan gelar karya terbaik.

Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia. Tema yang diusung tahun ini adalah "Inovasi Berkelanjutan untuk Transformasi Kalimantan Selatan yang Maju, Hijau, Digital, dan Berdaya Saing."

Jumlah Peserta Melonjak Hampir Tiga Kali Lipat

Antusiasme peserta tahun ini meningkat signifikan. Kepala Bidang Inovasi BRIDA Provinsi Kalsel, Indra Abdillah, melaporkan jumlah naskah yang masuk mencapai 154, melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 58 naskah.

"Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 58 naskah yang masuk. Pada tahun 2026 ini, jumlah partisipasi melonjak hingga mencapai 154 naskah karya tulis ilmiah dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset, serta masyarakat umum di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Indra menilai peningkatan ini menjadi indikator semakin tingginya minat pelajar, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum untuk berkontribusi melalui karya ilmiah.

Kriteria Penilaian: Kebaruan Gagasan hingga Kemanfaatan Praktis

Proses seleksi naskah dinilai oleh tim juri independen yang melibatkan unsur perguruan tinggi, termasuk Universitas Lambung Mangkurat (ULM), serta peneliti BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan. Dari ratusan naskah, terpilih 10 karya terbaik untuk mengikuti tahap final presentasi.

Indra menjelaskan, penilaian pada tahap final mencakup sejumlah aspek utama. Aspek tersebut meliputi kebaruan gagasan, metodologi, kejelasan pemaparan, serta kemanfaatan praktis karya bagi pembangunan.

"Tujuan kegiatan yaitu untuk menyaring gagasan ilmiah terbaik yang aplikatif dan bermanfaat bagi pembangunan daerah dan nasional, mengapresiasi karya inovatif riset anak bangsa, serta memperkuat kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan pemerintah daerah," katanya.

Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah

Kepala BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat, menegaskan LKTI bukan sekadar kompetisi akademis. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam menumbuhkan budaya riset dan inovasi di tengah masyarakat.

"Tujuan kita ingin membangun ekosistem riset dan inovasi di Kalimantan Selatan. Salah satunya dengan kegiatan lomba karya tulis ilmiah ini, untuk mendorong budaya meneliti dan menulis ilmiah di kalangan generasi muda, terutama pelajar dan mahasiswa," ujarnya.

Thaufik menambahkan, karya ilmiah yang dihasilkan peserta diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan ide dan solusi inovatif yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. Gagasan yang memadukan pendekatan ilmiah, perkembangan kekinian, serta kearifan lokal sangat diperlukan untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis data dan bukti ilmiah.

Menanti Penulis Ilmiah Muda Andal

Pihaknya berharap pelaksanaan LKTI secara berkelanjutan dapat melahirkan generasi muda yang memiliki pola pikir sistemik dan ilmiah. Mereka diharapkan terbiasa menggunakan data dan riset dalam melihat berbagai persoalan.

"Melalui kegiatan ini akan muncul penulis-penulis ilmiah muda yang dapat menjadi penulis andal dan hasil karya tulisnya dapat dimanfaatkan di kemudian hari, sekaligus menginspirasi generasi yang akan datang," tuturnya.

Thaufik menegaskan keberlanjutan kegiatan ini penting untuk semakin memperkuat budaya riset di lingkungan pendidikan, seiring tingginya perhatian sekolah dan lembaga pendidikan terhadap prestasi peserta didik dalam berbagai kompetisi karya ilmiah.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banuatv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks