Pencarian

Wakil Bupati HSU Ajak Mahasiswa Pertanian ULM Jadikan Rawa sebagai Laboratorium Hidup untuk Ketahanan Pangan

Senin, 20 Juli 2026 • 17:47:01 WIB
Wakil Bupati HSU Ajak Mahasiswa Pertanian ULM Jadikan Rawa sebagai Laboratorium Hidup untuk Ketahanan Pangan
Wakil Bupati HSU Hero Setiawan memberikan arahan kepada mahasiswa Fakultas Pertanian ULM dalam kegiatan pembekalan KKN Magang di Banjarbaru, Senin.

BANJARBARU — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggandeng civitas akademika Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk mengembangkan kawasan agrominapolitan berbasis rawa. Kerja sama ini dirancang guna memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjadikan HSU sebagai laboratorium riset bagi mahasiswa pertanian.

Wakil Bupati HSU Hero Setiawan menyebutkan bahwa sekitar 87 persen dari total luas wilayah kabupaten yang mencapai 91.000 hektare merupakan kawasan rawa. Angka ini menjadi dasar bagi pemda untuk mengubah persepsi umum tentang lahan basah.

"Sebagian orang mungkin hanya melihat rawa sebagai hambatan. Namun bagi kami, rawa adalah kekuatan dan peluang besar," ujar Hero dalam kegiatan pembekalan KKN Magang Fakultas Pertanian ULM di Banjarbaru, Senin.

Rawa sebagai Laboratorium Hidup Mahasiswa

Hero mengajak para mahasiswa untuk melahirkan gagasan aplikatif yang bisa langsung diterapkan di lapangan. Ia menekankan bahwa kawasan rawa tidak boleh hanya menjadi objek studi, melainkan lokasi uji coba inovasi pertanian nyata.

"Kami ingin HSU menjadi laboratorium hidup, tempat lahirnya inovasi dan solusi yang dapat diterapkan," kata Hero.

Pemkab HSU menargetkan kerja sama pendidikan ini mampu mendongkrak produktivitas sektor pertanian, peternakan itik, serta perikanan secara berkelanjutan. Ketiga sektor itu dinilai paling potensial dikembangkan di lahan rawa.

Sinergi Pemerintah dan Kampus untuk Ketahanan Pangan

Kegiatan pengembangan kawasan agrominapolitan ini merupakan program lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten HSU dan Fakultas Pertanian ULM. Selain mahasiswa peserta KKN, acara itu juga dihadiri jajaran kepala dinas daerah, dekan fakultas, serta para dosen pendamping.

Hero berharap mahasiswa tidak hanya magang secara administratif, tetapi benar-benar terlibat dalam riset ilmiah dan inovasi lapangan. Menurutnya, pendekatan ini akan mempercepat transfer teknologi pertanian ke masyarakat petani di kawasan rawa.

Dengan dominasi lahan basah yang mencapai 87 persen, HSU menjadi salah satu kabupaten dengan ekosistem rawa terluas di Kalimantan Selatan. Pemda setempat optimistis, kolaborasi dengan ULM bisa menjadi model pengelolaan rawa produktif bagi daerah lain di Indonesia.

Bagikan
Sumber: kalsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks