KALIMANTAN SELATAN — Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) membatasi akses wisatawan menuju Penanjakan dari sisi Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, akibat kebakaran di kawasan tersebut. Pembatasan berlaku mulai Sabtu (17/10/2026) pukul 21.30 WIB, dan wisatawan untuk sementara hanya diizinkan beraktivitas hingga area Lemah Pasar. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor PG.29/T.8/TU/KSA.04.01/B/10/2026 dan berlaku sampai kondisi dinilai aman.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyatakan titik kebakaran berada tepat di area Penanjakan, sehingga akses menuju lokasi itu perlu ditutup sementara. Penutupan tidak hanya menyasar wisatawan, tetapi juga pelaku jasa wisata dan masyarakat yang biasa beraktivitas di kawasan tersebut.
Selama pembatasan berlangsung, kunjungan wisata hanya diperbolehkan sampai area Lemah Pasar. Wisatawan belum bisa melanjutkan perjalanan ke titik pandang Penanjakan yang biasanya jadi lokasi favorit untuk menikmati matahari terbit.
Belum ada keterangan resmi soal sampai kapan pembatasan ini berakhir. TNBTS menyebut kebijakan akan dicabut setelah kondisi kebakaran dapat dikendalikan dan situasi di lokasi dinilai aman bagi wisatawan maupun masyarakat.
Di tengah pembatasan akses, kawasan Gunung Bromo masih ramai didatangi pelancong. Data Balai Besar TNBTS mencatat 1.669 wisatawan datang pada 17 Oktober 2026.
Sebanyak 1.612 orang di antaranya merupakan wisatawan nusantara, sedangkan 57 lainnya wisatawan mancanegara. Angka ini menunjukkan minat kunjungan ke Bromo tetap tinggi meski satu titik utama ditutup.
Rudijanta meminta wisatawan, pelaku jasa wisata, dan masyarakat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Ia juga mengimbau semua pihak ikut menjaga kawasan Bromo dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
"Supaya tetap mematuhi ketentuan yang ada," ujarnya, dikutip Antara, Senin (19/10).
Calon pengunjung sebaiknya memastikan status akses ke Penanjakan sebelum berangkat, terutama yang merencanakan trip dari sisi Pasuruan. Informasi terbaru bisa dipantau lewat kanal resmi Balai Besar TNBTS atau dinas pariwisata setempat.
Bagi yang tetap ingin menikmati Bromo, area Lemah Pasar masih bisa diakses selama pembatasan berlaku. Siapkan rencana cadangan jika titik pandang utama belum dibuka saat kunjungan.
Pembatasan ini menegaskan bahwa keselamatan jadi prioritas utama di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Wisatawan yang ingin melihat matahari terbit dari Penanjakan perlu menunggu hingga status kebakaran dinyatakan terkendali dan akses dibuka kembali.