Ketua DPRD Kotabaru Dukung Pelestarian 14 Olahraga Tradisional di Festival Pulau Laut Timur

Penulis: Udin Syamsul  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:17:31 WIB
Ketua DPRD Kotabaru Suwanti menghadiri rangkaian Kotabaru Sport Festival 2026 di Desa Langkang, Kecamatan Pulau Laut Timur.

KOTABARU — Dukungan itu disampaikan Suwanti saat mengikuti rangkaian acara Kotabaru Sport Festival 2026 yang berlangsung di Desa Langkang, Kecamatan Pulau Laut Timur. Festival bertema olahraga rakyat tersebut digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kotabaru dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas).

Menurut Suwanti, olahraga tradisional perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka tidak hanya terpaku pada gawai. Lewat festival semacam ini, anak-anak diajak aktif bergerak, berinteraksi, dan belajar menjunjung sportivitas.

"Melalui kegiatan KORMI Kotabaru Sport Festival ini, kita berharap olahraga semakin tumbuh di Kecamatan Pulau Laut Timur. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana membentuk karakter anak-anak di tengah perkembangan teknologi digital," kata Suwanti di Kotabaru.

Festival ini mempertandingkan 14 cabang olahraga tradisional dan rekreasi. Daftarnya mencakup bakiak, hadang, bola sundul, panco, lari balok, egrang, ketapel, gebuk bantal, badaku, halma, gasing, domino, tarik tambang antardesa, dan balogo.

Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.200 orang. Mereka datang dari seluruh desa di Kecamatan Pulau Laut Timur.

"Kami mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut karena dinilai mampu menghidupkan kembali olahraga tradisional sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat," ujar Suwanti.

KORMI Kotabaru: Ajang Ketiga, Sekaligus Cari Bibit Atlet

Ketua KORMI Kabupaten Kotabaru Sugiyatno menyebut Kotabaru Sport Festival 2026 sebagai penyelenggaraan ketiga yang dilakukan pihaknya. Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mencari bibit-bibit potensial di cabang olahraga tradisional.

"Kegiatan ini selain bertujuan mencari bibit-bibit potensial, juga untuk mengenalkan pentingnya olahraga kepada masyarakat. Melalui festival ini, kita juga ingin melestarikan olahraga tradisional," kata Sugiyatno.

Menurutnya, pelestarian olahraga tradisional menjadi perhatian penting agar permainan rakyat tidak semakin tergeser oleh perkembangan teknologi. Festival ini menjadi salah satu cara menjaga agar cabang-cabang seperti egrang, gasing, dan balogo tetap dikenal generasi muda.

Harapan agar Festival Semakin Meriah

Suwanti berharap festival tersebut dapat menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui berbagai perlombaan dan hadiah yang disediakan. Ia juga mendorong agar pelaksanaan berikutnya melibatkan lebih banyak peserta.

"Harapan kita, kegiatan ini bisa memberikan kebahagiaan kepada masyarakat. Ke depan, mudah-mudahan pelaksanaannya semakin meriah dan semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi," katanya.

Kegiatan yang digelar di Desa Langkang tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Haornas di Kabupaten Kotabaru. KORMI Kotabaru menyatakan akan terus mendorong agar olahraga tradisional tetap hidup di tengah masyarakat pesisir Pulau Laut Timur.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top