Ketua DPRD Kotabaru Suwanti mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai ikrar memperkuat persatuan bangsa. Ajakan itu disampaikan Suwanti seusai membacakan ikrar peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor bupati di komplek perkantoran Sebelimbingan, Kotabaru. Menurutnya, keberagaman yang ada di Kabupaten Kotabaru merupakan kekuatan yang harus terus dirawat melalui nilai-nilai Pancasila.
KOTABARU — Ketua DPRD Kotabaru Suwanti menilai peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar upacara tahunan, melainkan pengingat bahwa keberagaman di daerah itu adalah kekuatan yang perlu dirawat. Ia menyampaikan hal itu usai membacakan ikrar peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor bupati di komplek perkantoran Sebelimbingan.
"Alhamdulillah peringatan Hari Kesaktian Pancasila telah selesai dilaksanakan, mari kita jadikan sebagai momen untuk memperkuat persatuan demi keutuhan bangsa," kata Suwanti di Kotabaru.
Keberagaman Kotabaru sebagai Kekuatan yang Harus Dirawat
Suwanti menyebut keberagaman yang ada di Kabupaten Kotabaru tidak boleh dipandang sebagai sumber perpecahan. Menurutnya, keberagaman justru menjadi kekuatan yang harus terus dirawat melalui nilai-nilai Pancasila.
Ia menilai pemahaman sejarah menjadi langkah penting bagi setiap anak bangsa untuk menjaga keutuhan bangsa. Dari situ, semangat nasionalisme dan komitmen menjunjung tinggi Pancasila diharapkan tumbuh.
"Mudah-mudahan dengan keberagaman yang ada di Kabupaten Kotabaru, nantinya akan selalu menerapkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila dan itu dijadikan ideologi bangsa," katanya.
Pancasila Harus Terlihat dalam Sikap Sehari-hari
Suwanti menegaskan Pancasila tidak cukup dipahami sebagai dasar negara. Nilai-nilainya harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari warga.
Wujud paling sederhana, kata dia, terlihat lewat sikap saling menghargai, kebersamaan, gotong royong, serta menjaga persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai itu dinilainya relevan tidak hanya dalam pergaulan sosial, tetapi juga saat pembentukan kebijakan publik.
"Pancasila sebagai dasar negara merupakan pedoman bagi bangsa Indonesia, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun setiap pembentukan kebijakan publik," ujarnya.
Pancasila Dinilai Jadi Benteng dari Ideologi Asing
Suwanti menilai semangat kebersamaan juga penting untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Kotabaru. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pembangunan daerah diharapkan berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat bagi warga.
Ia menutup dengan menegaskan posisi Pancasila sebagai benteng utama bangsa. Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan yang terkandung di dalamnya melindungi Indonesia dari pengaruh ideologi asing yang bertentangan.
"Ini menunjukkan bahwa Pancasila menjadi benteng utama dalam melindungi bangsa ini dari pengaruh ideologi asing yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan," pungkasnya.