Relawan Jadi Ujung Tombak Padamkan Karhutla Banjarbaru, Anggota DPRD Emi Lasari Desak Dapur Umum dan BBM Operasional Segera Dipenuhi

Penulis: Udin Syamsul  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:46:31 WIB
Relawan memadamkan titik api karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

BANJARBARU — Emi Lasari menyebut kebutuhan paling mendesak yang harus segera dipenuhi adalah penyediaan dapur umum untuk memasok konsumsi relawan di sejumlah posko. Hal ini mengemuka setelah ia berkomunikasi langsung dengan relawan di Posko Syamsudin Noor, Pengayuan, hingga posko gabungan yang baru didirikan di Tambak Buluh.

"Memang idealnya sesegera mungkin memang adanya dapur umum, karena logistik untuk di posko ini sangat mendesak," katanya.

Menurut Emi, pemenuhan kebutuhan logistik ini memerlukan koordinasi yang jelas antara Pemkot Banjarbaru dan Pemprov Kalimantan Selatan. Ia menekankan pentingnya kejelasan pembagian tugas dalam penyediaan dapur umum bagi posko gabungan.

"Pemerintah kota dan pemerintah provinsi bisa berkoordinasi ini untuk dapur umum ini menjadi tupoksi siapa yang mengadakan," ujarnya.

BBM Operasional dan Peralatan Pemadaman Rusak Juga Disorot

Selain konsumsi, Emi menyoroti kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan operasional yang digunakan relawan di lapangan. Ia juga menyebut sejumlah peralatan pemadaman mengalami kerusakan atau terbakar saat digunakan, seperti selang.

"Bantuan BBM untuk mobil operasional serta peralatan ini juga cukup mendesak, termasuk ada beberapa peralatan yang memang juga harus disupport, karena setelah dipakai ada yang rusak dan lain sebagainya, seperti selang," jelasnya.

Ketersediaan APD Terbatas, Keselamatan Relawan Dipertaruhkan

Emi juga mengingatkan soal keterbatasan alat pelindung diri (APD) bagi para relawan. Perlengkapan tersebut dinilai penting untuk menunjang keselamatan mereka saat melakukan pemadaman di tengah kepungan asap dan api.

"Karena ketersediaan APD yang terbatas ini cukup membahayakan sebenarnya bagi relawan di lapangan," ujarnya.

Ia berharap koordinasi antar pemerintah dapat segera menghasilkan dukungan nyata. Menurutnya, penanganan karhutla tidak akan maksimal tanpa dukungan peralatan dan logistik yang memadai bagi relawan yang bekerja keras sejak pagi hingga malam.

"Penanganan ini juga harus disupport dengan kondisi ketersediaan peralatan serta logistik di posko yang cukup memadai, karena kawan-kawan relawan ini sudah berjibaku dengan pemadaman mulai dari pagi, siang, sore, malam, mereka tidak mengenal lelah," pungkasnya.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: teras7.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top