BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W Terpantau di Laut Filipina, Hujan Ringan Guyur Bandung dan Medan

Penulis: Reza Maulana  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12:01 WIB
Hujan ringan mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Bandung dan Medan, pada Selasa pagi.

KALIMANTAN SELATAN — Prakirawan BMKG Sastia Fristia menyampaikan, kota-kota besar di Indonesia umumnya akan diselimuti kondisi cerah berawan hingga berawan tebal. Wilayah yang terdampak kondisi tersebut meliputi Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, hingga Jakarta. Kemudian Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Jayapura, dan Merauke.

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Ringan dan Kabut

Berbeda dengan mayoritas wilayah, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan bakal turun di Medan, Tanjung Pinang, Serang, Bandung, Tanjung Selor, Mamuju, Ambon, dan Manokwari. "Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Tanjung Pinang, Serang, Bandung, Tanjung Selor, Mamuju, Ambon, dan Manokwari," kata Sastia dikutip Antara, Selasa pagi.

BMKG juga mengeluarkan peringatan adanya potensi udara kabur di Bandar Lampung dan Mataram. Sedangkan kabut diprakirakan muncul di wilayah Nabire dan Jayawijaya, yang biasanya dapat mengganggu jarak pandang penerbangan maupun aktivitas pelayaran.

Dinamika Atmosfer: Sirkulasi Siklonik di Barat Bengkulu

Fenomena cuaca ini tidak lepas dari dinamika atmosfer yang tengah berlangsung. BMKG mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia sebelah barat Bengkulu. Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitarnya.

Menurut BMKG, kombinasi dinamika atmosfer tersebut masih berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah. Masyarakat di daerah yang berpotensi terdampak diimbau untuk tetap mewaspadai perkembangan kondisi cuaca.

Perkembangan Bibit Siklon Tropis 94W

Dalam pantauan terpisah, BMKG mengamati Bibit Siklon Tropis 94W yang berada di Laut Filipina bagian utara. Sistem tersebut diprakirakan memiliki kecepatan angin maksimum 20-25 knot atau sekitar 37-46 kilometer per jam dengan tekanan minimum 1.008 hektopaskal.

Bibit siklon ini bergerak ke arah barat laut hingga utara dan diperkirakan akan melemah dalam 24 jam mendatang. Meski demikian, BMKG mengingatkan masyarakat untuk memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi yang cepat.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top