BANJARMASIN — Sejumlah agenda strategis di bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat (kesra) mewarnai Kalimantan Selatan pada Senin (22/6). Salah satu yang paling menyita perhatian adalah langkah agresif Pemprov Kalsel melalui Brigade Pangan untuk mempercepat masa tanam padi di lahan seluas 500 hektare di Kabupaten Barito Kuala. Langkah ini diambil untuk memastikan ketahanan pangan daerah tetap terjaga di tengah dinamika musim.
Program Brigade Pangan menjadi ujung tombak percepatan tanam di Batola. Dengan target 500 hektare, pemerintah berharap produktivitas beras di Kalsel bisa meningkat signifikan pada musim tanam kali ini. Program ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat petani.
Di sisi lain, Kabupaten Balangan mencatat prestasi membanggakan. Pemerintah Kabupaten Balangan berhasil meraih peringkat pertama dalam Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) se-Kalimantan Selatan. Capaian ini menandakan tata kelola anggaran dan transparansi fiskal di Balangan dinilai paling baik dibandingkan kabupaten/kota lainnya di provinsi tersebut.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) tengah fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan anggaran daerah terhadap transfer dana dari pemerintah pusat. Dengan PAD yang kuat, Pemkab Tala memiliki ruang fiskal lebih leluasa untuk membiayai program pembangunan dan pelayanan publik secara mandiri.
Dari sektor desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sungai Kupang Jaya berhasil menembus lima besar BUMDes terbaik di Kalimantan Selatan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan usaha desa bisa berjalan profesional dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga. Masuknya BUMDes ini ke jajaran terbaik juga menjadi tolok ukur keberhasilan program pemberdayaan ekonomi desa di Kalsel.
Bidang pendidikan tak luput dari perhatian. Puluhan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari Kabupaten Tabalong dan Balangan mengikuti program penguatan asesmen dan pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran di tingkat dasar, memastikan anak-anak mendapatkan fondasi pendidikan yang kuat sejak usia dini.