BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menyatakan manajemen talenta menjadi instrumen untuk memetakan ASN berdasarkan potensi dan kinerja. Hasil pemetaan itu akan menjadi salah satu dasar pengembangan karier aparatur di lingkungan Pemkot Banjarmasin.
Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. Peserta yang mengikuti secara daring masih memungkinkan bertambah seiring berjalannya proses sosialisasi.
Manajemen Talenta Disebut Bagian dari Sistem Merit
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarmasin Totok Agus Dariyanto menjelaskan manajemen talenta merupakan bagian dari penerapan sistem merit melalui pemetaan potensi dan kompetensi ASN secara berkesinambungan.
"Manajemen talenta merupakan bagian dari sistem merit, dengan pemetaan potensi dan kompetensi seluruh ASN," terang Totok.
Pemkot Banjarmasin telah memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk melaksanakan manajemen talenta. Setelah sosialisasi, proses dilanjutkan dengan pemetaan untuk mengidentifikasi ASN yang masuk dalam kategori talenta.
ASN Kategori Talenta Berpeluang Promosi dan Mutasi
ASN yang masuk kategori talenta selanjutnya berkesempatan mengikuti pengembangan karier, termasuk promosi maupun mutasi. Penentuan kesempatan itu mengikuti hasil pemetaan dan ketentuan yang berlaku.
"Setelah sosialisasi, kita masuk ke tahap pemetaan untuk melihat ASN yang masuk kategori talenta," jelas Totok.
Hasil pemetaan akan dikaji oleh Komite Talenta sebelum diberikan rekomendasi kepada Wali Kota Banjarmasin. Penilaian tersebut mempertimbangkan potensi, kompetensi, kinerja, dan rekam jejak ASN.
"Hasilnya akan didalami Komite Talenta dengan melihat potensi, kompetensi, kinerja, dan rekam jejak sebelum direkomendasikan kepada Wali Kota," tambah Totok.
Wali Kota Tekankan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Yamin berharap penerapan manajemen talenta dapat meningkatkan pemahaman ASN sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, ASN dengan potensi dan kinerja baik harus mendapat perhatian dalam pengembangan karier.
"Kita berharap manajemen talenta bisa mendorong ASN lebih memahami tugasnya dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Yamin.
"Kita bisa memetakan ASN berdasarkan potensi dan kinerjanya. Yang punya potensi dan kinerja baik tentu harus mendapat perhatian dalam pengembangan karier," jelasnya.
Pemkot Banjarmasin menargetkan pemetaan seluruh ASN dapat berjalan setelah sosialisasi selesai. Rekomendasi Komite Talenta akan menjadi dasar bagi Wali Kota dalam menentukan langkah pengembangan karier aparatur berikutnya.