KALIMANTAN SELATAN — Harga emas di Pegadaian untuk produk Galeri24, Antam, dan UBS kompak turun pada Sabtu (3/10/2026), dengan Antam masih termahal di Rp 2.613.000 per gram. Koreksi terjadi setelah harga emas dunia melemah 0,8 persen ke US$ 4.145,68 per ons di tengah penguatan dolar AS dan yield obligasi pemerintah AS.
Pegadaian menetapkan harga emas Galeri24 turun Rp 5.000 menjadi Rp 2.506.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp 2.511.000 per gram. Harga emas Antam merosot tipis Rp 2.000 ke Rp 2.613.000 per gram, sedangkan emas UBS turun Rp 5.000 menjadi Rp 2.530.000 per gram.
Penurunan ini melanjutkan tren koreksi yang sudah berlangsung sejak perdagangan sebelumnya. Pegadaian memperbarui daftar harga secara berkala mengikuti pergerakan pasar, sehingga angka yang berlaku hari ini bisa berubah sewaktu-waktu.
Rincian Harga per Ukuran
Untuk emas Galeri24, ukuran 0,5 gram dipatok Rp 1.314.000 dan 1 gram Rp 2.506.000. Ukuran 2 gram dijual Rp 4.951.000, 5 gram Rp 12.286.000, dan 10 gram Rp 24.506.000. Sementara ukuran besar seperti 100 gram mencapai Rp 243.429.000 dan 1.000 gram atau 1 kilogram menembus Rp 2.428.306.000.
Emas Antam dibanderol Rp 1.358.000 untuk 0,5 gram dan Rp 2.613.000 untuk 1 gram. Ukuran 2 gram Rp 5.165.000, 3 gram Rp 7.722.000, dan 5 gram Rp 12.835.000. Adapun ukuran 10 gram Rp 25.614.000, 25 gram Rp 63.907.000, 50 gram Rp 127.733.000, dan 100 gram Rp 255.387.000.
Emas UBS ukuran 0,5 gram dijual Rp 1.368.000 dan 1 gram Rp 2.530.000. Ukuran 2 gram Rp 5.021.000, 5 gram Rp 12.406.000, dan 10 gram Rp 24.681.000. Untuk ukuran besar, 250 gram dipatok Rp 614.136.000 dan 500 gram Rp 1.226.830.000.
Pilihan Ukuran Tiap Produk
Masing-masing produk menawarkan rentang ukuran berbeda. Galeri24 tersedia mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram, memberi ruang bagi investor ritel maupun institusi. Emas UBS mencakup ukuran 0,5 gram sampai 500 gram, sedangkan Antam dalam daftar Pegadaian hanya sampai 100 gram.
Perbedaan rentang ini penting bagi pembeli yang menyesuaikan anggaran. Investor kecil bisa masuk lewat pecahan 0,5 gram, sementara yang ingin menempatkan dana lebih besar punya opsi batangan 500 gram atau 1 kilogram di produk tertentu.
Tekanan dari Dolar AS dan Yield Treasury
Harga emas dunia melemah pada Jumat, 2 Oktober 2026 (Sabtu pagi waktu Jakarta), membalikkan kenaikan yang sempat terjadi di awal sesi. Di pasar spot, emas turun 0,8 persen ke US$ 4.145,68 per ons, sedangkan kontrak berjangka AS turun 0,7 persen ke US$ 4.173,50 per ons.
Penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS menekan aset tanpa imbal hasil seperti emas. Yield obligasi tenor 10 dan 30 tahun menyentuh level tertinggi sejak 2002 pada Kamis. Emas sempat melonjak lebih dari 1 persen setelah data tenaga kerja AS September melambat, tetapi berbalik turun tak lama kemudian.
Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan penggajian non-pertanian hanya bertambah 29.000 bulan lalu, jauh di bawah proyeksi ekonom dalam survei Reuters sebesar 90.000. Angka Agustus juga di