Pencarian

PLN Terima Delegasi BMZ Jerman, Bahas Integrasi EBT di Sistem Jamali

Rabu, 30 September 2026 • 12:50:31 WIB
PLN Terima Delegasi BMZ Jerman, Bahas Integrasi EBT di Sistem Jamali
Delegasi BMZ Jerman mengunjungi Control Center PLN UIP2B JAMALI di Depok, Jawa Barat.

KALIMANTAN SELATAN — PT PLN (Persero) menerima kunjungan delegasi Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) Jerman di Control Center UIP2B JAMALI, Depok, Jawa Barat. Kunjungan ini membahas penguatan kolaborasi kedua negara dalam mengintegrasikan energi baru terbarukan ke sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali.

Kunjungan tersebut turut diikuti perwakilan Kedutaan Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW), dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ). Agendanya membahas transformasi sistem ketenagalistrikan dan transisi energi yang tengah berjalan di Indonesia.

Peran UIP2B JAMALI dalam Sistem Kelistrikan Jamali

General Manager PLN UIP2B JAMALI, Munawwar Furqan, memaparkan peran unitnya dalam menjaga keandalan dan keseimbangan sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali. Pemaparan mencakup transformasi menuju Advanced Control Center, penguatan perencanaan operasi, serta pemanfaatan teknologi forecasting.

Teknologi forecasting itu dipakai untuk mendukung peningkatan penetrasi energi baru terbarukan (EBT) ke dalam sistem. Sebab, sumber energi seperti surya dan angin bersifat intermiten, sehingga butuh perhitungan cuaca dan beban yang presisi agar pasokan tetap stabil.

"Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Jerman yang telah terjalin. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman ini diharapkan dapat mendukung penguatan sistem kelistrikan yang semakin andal, adaptif, dan siap mengakomodasi pertumbuhan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia," ujar Munawwar.

Jerman Soroti Tantangan Integrasi Energi Terbarukan

Christine Toetzke mengapresiasi kesempatan melihat langsung pengelolaan sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali. Menurutnya, sektor energi menjadi salah satu fokus utama kerja sama pembangunan Jerman dan Indonesia, khususnya pengembangan energi terbarukan.

Ia menyebut delegasinya sebelumnya telah meninjau penerapan forecasting dan control system di PLTS Terapung Cirata. Dari situ, BMZ tertarik memahami bagaimana pengendalian sistem Jamali dilakukan, termasuk tantangan mengintegrasikan energi terbarukan.

"Setelah sebelumnya melihat penerapan forecasting dan control system di PLTS Terapung Cirata, kami juga tertarik memahami bagaimana pengendalian sistem Jawa, Madura, dan Bali dilakukan serta tantangan dalam mengintegrasikan energi terbarukan, termasuk rencana pengembangan tenaga surya dalam skala besar di Indonesia," ujar Christine.

PLTS Terapung Cirata Jadi Acuan

PLTS Terapung Cirata di Purwakarta, Jawa Barat, menjadi salah satu proyek andalan dalam peta transisi energi Indonesia. Fasilitas berkapasitas 192 megawatt peak (MWp) itu dibangun lewat kerja sama antara PLN dan perusahaan energi Uni Emirat Arab, Masdar.

Pengalaman mengelola pembangkit surya skala besar inilah yang membuat Jerman ingin melihat lebih jauh kesiapan sistem Jamali menyerap pasokan EBT dalam jumlah lebih besar. Sistem Jamali sendiri merupakan tulang punggung kelistrikan nasional karena menopang sebagian besar konsumen industri dan rumah tangga di Pulau Jawa.

Kolaborasi dengan KfW dan GIZ menunjukkan pendekatan Jerman tidak hanya soal pendanaan, tetapi juga transfer keahlian teknis. Kedua lembaga itu selama ini terlibat dalam berbagai program pengembangan energi bersih dan efisiensi energi di Indonesia.

Bagi PLN, kunjungan semacam ini menjadi ajang menunjukkan kesiapan infrastruktur pengendalian beban menghadapi bauran energi yang berubah. Pembangkit listrik tenaga surya skala besar yang direncanakan pemerintah menuntut sistem kontrol yang mampu menyeimbangkan pasokan dan permintaan secara real time.

Kerja sama Indonesia-Jerman di sektor ketenagalistrikan bukan hal baru. Namun pertemuan di Depok menegaskan arah kolaborasi yang bergeser dari sekadar bantuan pembangunan menuju kemitraan teknis setara, seiring target net zero emission yang dikejar kedua negara.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks