BANJARMASIN — Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto menyatakan 22 korban selamat KM Virgo Transport 8 yang sebelumnya tidak ditemukan dalam pencocokan awal manifes telah dikonfirmasi sebagai penumpang kapal. Dari jumlah tersebut, 20 orang sudah terverifikasi dan dua orang masih menunggu proses pencocokan data.
Heri menjelaskan, 20 orang yang telah terkonfirmasi merupakan sopir dan kernet. Saat keberangkatan dari Surabaya, mereka tercatat menggunakan nama panggilan sehingga identitasnya tidak langsung sesuai ketika diperiksa di Banjarmasin.
Mengapa Nama di Manifes Tidak Cocok dengan KTP
Pencocokan identitas korban pascalelakaan mengacu pada nama lengkap sesuai KTP. Perbedaan inilah yang membuat 22 orang tersebut awalnya tidak terdeteksi dalam data manifes KM Virgo Transport 8.
"Pas di sini yang kami cocokkan KTP, ternyata tidak sesuai karena mereka pakai nama panggilan di manifes KM Virgo. Itulah kami cek ke Surabaya," ujar Heri.
KSOP Banjarmasin lantas berkoordinasi dengan KSOP Surabaya untuk menelusuri data keberangkatan. Hasilnya, 20 orang tersebut dipastikan tercatat dalam manifes kapal yang berjumlah 243 orang.
20 Penumpang Terverifikasi, 2 Masih Dicocokkan
"Sebanyak 20 orang terkonfirmasi memang benar merupakan manifes kapal. Dua orang lagi datanya menunggu masuk. Ya, saya pastikan mereka merupakan manifes kapal," kata Heri.
Untuk dua orang yang belum terverifikasi, KSOP masih melakukan pencocokan lanjutan. Heri menyebut pihaknya telah mengecek data tersebut bersama KSOP Surabaya dan memastikan angkanya sudah sesuai.
"Terkait dengan 22 jumlah penumpang yang jadi pertanyaan kemarin itu, sudah dilakukan cek dengan teman-teman di KSOP Surabaya, angkanya sudah pas," ujarnya.
150 Korban Ditemukan, 93 Masih Dicari
Hingga hari ke-12 operasi SAR, Kamis 24 September pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 150 korban KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 42 orang meninggal dunia.
Masih ada 93 orang lain yang dalam proses pencarian. Seluruh data tersebut mengacu pada total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
KSOP menegaskan persoalan 22 korban selamat bukan karena mereka penumpang yang tidak tercatat. Perbedaan muncul semata-mata karena nama yang digunakan saat keberangkatan tidak sama dengan identitas resmi yang dipakai ketika pendataan pascakecelakaan.