Pencarian

Jelaskan Soal Pengembalian US$5.000 ke KPK, Eks Direktur Umrah: Itu Talangan Perjalanan Dinas

Kamis, 03 September 2026 • 18:43:31 WIB
Jelaskan Soal Pengembalian US$5.000 ke KPK, Eks Direktur Umrah: Itu Talangan Perjalanan Dinas
Mantan Dirjen Bina Umrah dan Haji Kemenag, Jaja Jaelani, menyatakan uang US$5.000 yang dikembalikan ke KPK merupakan talangan biaya perjalanan dinas ke Arab Saudi.

KALIMANTAN SELATANJakarta, Kompas.com - Mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Kementerian Agama (Kemenag), Jaja Jaelani, mengaku telah mengembalikan uang senilai US$5.000 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pengakuan itu ia sampaikan saat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024, Kamis (3/9/2024).

Pengakuan Jaja Jaelani di Persidangan

Jaja memaparkan bahwa uang tersebut berasal dari Kepala Sub Direktorat Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus periode 2023-2024, M Agus Syafii. Ia menyebut dana itu merupakan talangan untuk biaya perjalanan dinas.

"Berapa nilainya pak?" tanya jaksa di muka persidangan.

"5.000 (US dolar)," jawab Jaja.

Kronologi Pemberian Dana Talangan

Jaja dilantik pada 28 Januari 2024. Namun, saat ia hendak berangkat dinas ke Arab Saudi pada 3 Februari, anggaran perjalanan dinas belum turun.

Menurut Jaja, Syafii menawarkan dana talangan untuk menutup biaya operasional di lapangan, terutama untuk persiapan haji. Ia menyetujui pinjaman itu dan berencana mengembalikannya setelah anggaran resmi cair.

Upaya Pengembalian yang Berlarut

Jaja mengklaim telah tiga kali mencoba mengembalikan uang tersebut kepada Syafii. Namun, upayanya selalu ditolak karena Syafii enggan menerimanya.

"Bapak terima dari mana?" tanya jaksa.

"Saya itu pak, saat saya ke Saudi, itu yang tanggal, kan pelantikan saya tanggal 28, terus saya berangkat ke Saudi tanggal 3. Saat berangkat itu belum ada dana perjalanan dinas, sementara itu saya ada dalam rangka persiapan haji. Akhirnya kami dengan Kasubdit yang ada waktu itu, kumpul. Saya bilang saya mau ke Saudi," jelas Jaja.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks