Sebanyak 60 kelompok mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memamerkan hasil pengabdian mereka di 53 desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Ajang Ekspose KKN-Magang ULM ini digelar di Halaman Kantor BKPSDM, Kota Amuntai, pada Kamis. Pemerintah Kabupaten HSU bekerja sama dengan ULM menyelenggarakan pameran tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para mahasiswa.
HULU SUNGAI UTARA — Hasil karya nyata mahasiswa Fakultas Pertanian ULM selama mengabdi di desa-desa Hulu Sungai Utara kini dipamerkan ke publik. Enam puluh kelompok mahasiswa yang telah bertugas selama 40 hari di 53 desa menampilkan beragam produk inovasi dalam gelaran Ekspose KKN-Magang ULM di Halaman Kantor BKPSDM, Kota Amuntai, Kamis.
Wakil Bupati HSU Hero Setiawan yang hadir membacakan sambutan bupati menyampaikan kebanggaan atas pengabdian ilmu yang diberikan para mahasiswa kepada masyarakat desa.
Dampak Pengabdian Mahasiswa bagi Pembangunan Desa
Program pengabdian ini tidak sekadar formalitas akademik. Wakil Bupati Hero Setiawan menegaskan bahwa hasil kerja mahasiswa memberikan dampak positif nyata bagi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat lokal.
"Kami menyambut gembira hasil nyata KKN dan magang ini. Terima kasih atas dedikasi, ilmu, dan waktu," kata Hero dalam sambutannya.
Beragam produk inovasi yang dipamerkan menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya diterjunkan untuk mengisi waktu libur, tetapi benar-benar berkontribusi menyelesaikan persoalan di lapangan.
Kampus Ucapkan Terima Kasih atas Fasilitas Pemkab HSU
Di sisi lain, pihak universitas menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah bersedia menjadi lokus pembelajaran bagi mahasiswanya. Wakil Rektor ULM Dr. Ir. Yusuf Azis, M.S., menilai fasilitas yang diberikan Pemkab HSU sangat berarti bagi proses pendidikan mahasiswa.
"Terima kasih kepada Pemkab HSU yang telah memfasilitasi dan menjadikan daerahnya sebagai lokus pembelajaran," ujar Yusuf Azis.
Acara pameran tersebut turut dihadiri sejumlah dosen pembimbing serta para kepala desa dari lokasi penempatan mahasiswa KKN. Kehadiran para kepala desa menjadi penanda bahwa program ini melibatkan kolaborasi erat antara kampus dan pemerintah desa.