BANJAR — Perbaikan pipa bocor di kawasan Mandi Kapau rampung dikerjakan. BPAM Banjarbakula menyatakan aliran air bersih ke sejumlah wilayah terdampak di Kalimantan Selatan sudah tersambung kembali setelah pipa yang sempat bocor itu diperbaiki.
Kepala BPAM Banjarbakula Siddiq Wahyu Pamungkas menyebutkan, suplai air bersih ke wilayah Banjarbaru dan Kabupaten Banjar kini kembali lancar selama 24 jam. Kondisi itu masih berstatus tahap uji coba sebelum dinyatakan sepenuhnya pulih.
Wilayah Terdampak Pipa Bocor Mandi Kapau
Pipa bocor di Mandi Kapau sebelumnya menghentikan suplai air bersih ke sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan. Dua daerah yang paling terdampak adalah Banjarbaru dan Martapura.
Gangguan itu membuat warga di kawasan tersebut kehilangan pasokan air bersih dari jaringan BPAM Banjarbakula. Perbaikan pipa menjadi langkah utama untuk memulihkan layanan.
Uji Coba 24 Jam Sebelum Dinyatakan Normal Penuh
Setelah penyambungan pipa selesai, BPAM Banjarbakula menjalankan uji coba pengaliran selama 24 jam. Siddiq Wahyu Pamungkas menegaskan suplai air ke Banjarbaru dan Kabupaten Banjar berjalan lancar sepanjang periode uji coba tersebut.
Status uji coba berarti pasokan belum sepenuhnya dinyatakan normal permanen. BPAM Banjarbakula masih memantau kestabilan aliran air sebelum menetapkan pemulihan penuh.
Layanan Air Bersih Bertahap Pulih
Penyambungan pipa di Mandi Kapau menjadi titik krusial dalam pemulihan layanan air bersih di wilayah Banjarbaru dan Martapura. Kedua kawasan itu bergantung pada jaringan perpipaan BPAM Banjarbakula untuk kebutuhan harian.
Dengan aliran yang sudah kembali berjalan, warga terdampak berangsur mendapat pasokan air seperti semula. BPAM Banjarbakula belum menyampaikan jadwal resmi berakhirnya masa uji coba.