Pemkab Balangan mengoptimalkan pengelolaan APBD sebagai instrumen utama pengendalian inflasi daerah, sementara sejumlah kegiatan sosial dan pembinaan talenta muda mewarnai Kalimantan Selatan pada Sabtu (19/9/2026). Ragam peristiwa ekonomi dan kesra itu tersiar dari Balangan, Tabalong, Banjarmasin, hingga Tapin. Berikut rangkuman berita yang menarik untuk dibaca kembali.
BALANGAN — Pemkab Balangan menempatkan pengelolaan APBD sebagai salah satu kunci menekan laju inflasi di daerah. Langkah itu menjadi sorotan utama pemberitaan ekonomi dan kesra Kalimantan Selatan pada Sabtu (19/9/2026).
Pemkab Balangan Optimalkan APBD untuk Kendalikan Inflasi
Pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah diarahkan agar belanja pemerintah lebih tepat sasaran. Dengan begitu, tekanan harga di tingkat pasar dan warung diharapkan lebih terkendali.
Kebijakan fiskal daerah menjadi salah satu instrumen yang lazim dipakai pemkab untuk menjaga daya beli warga. Fokusnya mencakup sektor pangan dan kebutuhan pokok yang paling cepat memicu gejolak harga.
Alumni IBFL Adaro Berbagi Masker di Balangan dan Tabalong
Alumni program IBFL Adaro menyalurkan bantuan masker ke sejumlah titik di Balangan dan Tabalong. Kegiatan itu menyasar warga di dua kabupaten yang menjadi wilayah operasi perusahaan.
Aksi sosial ini menambah deretan kegiatan tanggung jawab sosial di kawasan tambang Kalimantan Selatan. Penyaluran dilakukan langsung ke penerima manfaat di lapangan.
Pelindo Gelar Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Kemanusiaan
Pelindo menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bagian dari kepedulian kemanusiaan perusahaan. Aksi itu melibatkan karyawan dan sejumlah pihak terkait.
Kegiatan semacam ini rutin digelar BUMN pelabuhan untuk membantu ketersediaan stok darah di rumah sakit daerah. Partisipasi pekerja menjadi tulang punggung pengumpulan kantong darah.
Lanud Sjamsudin Noor Padamkan Bara Tersembunyi di Lahan Gambut
Personel Lanud Sjamsudin Noor melakukan pemadaman bara tersembunyi di bawah permukaan lahan gambut. Titik api yang tidak terlihat di permukaan berpotensi memicu kebakaran baru jika dibiarkan.
Penanganan lahan gambut menuntut metode khusus karena bara bisa bertahan lama di lapisan bawah. Upaya ini menjadi bagian dari antisipasi karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.
BRE Cup VIII U-15 Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Tapin
Turnamen BRE Cup VIII U-15 di Tapin digelar sebagai ajang pembinaan pesepak bola muda. Kompetisi kelompok umur itu memberi ruang bertanding bagi sekolah sepak bola dan klub lokal.
Event seperti ini membantu pemandu bakat menjaring pemain potensial sejak dini. Tapin tercatat rutin menjadi tuan rumah kompetisi usia muda di kawasan tersebut.
Rangkaian peristiwa itu memperlihatkan tiga wajah Kalimantan Selatan dalam sehari: pengendalian ekonomi daerah, aksi sosial kemanusiaan, dan pembinaan generasi muda lewat olahraga.