BANJARMASIN — Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, memastikan pelampung penanda telah terpasang di lokasi tenggelamnya MP Virgo Transport 8. Pemasangan itu merupakan tindak lanjut koordinasi dengan Komandan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II.
Permintaan bantuan pelampung dan surat penanda disampaikan Lanal Banjarmasin kepada pengendali di laut pada malam sebelumnya. Menurut Galih, permintaan itu langsung ditindaklanjuti dan dikirim melalui Takbut Hasnur 9, yang tiba pada pagi hari berikutnya membawa barang bukti penanda.
"Permintaan tersebut langsung ditindaklanjuti dan dikirimkan melalui Takbut Hasnur 9, yang tiba pada pagi hari kemarin membawa barang bukti penanda," kata Galih dalam konferensi pers di Posko SAR Terpadu KM Virgo Transport 8, Rabu (16/9) malam.
Fungsi Pelampung Penanda bagi Keselamatan Pelayaran
Pelampung penanda yang telah dipasang berfungsi vital bagi keselamatan pelayaran, baik pada siang maupun malam hari. Keberadaannya membantu kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi untuk melihat dan menghindari area bangkai kapal yang tenggelam.
"Dengan adanya penanda tersebut, kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi dapat melihat dan menghindari area bangkai kapal yang tenggelam, sehingga potensi kecelakaan atau tabrakan di perairan dapat dicegah," ujar Galih.
Koordinasi Lanal Banjarmasin dengan Guskamla Koarmada II
Koordinasi antara Lanal Banjarmasin dan Guskamla Koarmada II berlangsung cepat. Permintaan pelampung dan surat penanda disampaikan melalui komunikasi pada malam sebelumnya, lalu dipenuhi keesokan harinya.
Pengiriman peralatan penanda menggunakan Takbut Hasnur 9. Kapal tersebut tiba pada pagi hari dan langsung membawa barang bukti penanda ke lokasi tenggelamnya MP Virgo Transport 8.
Pemasangan pelampung penanda menjadi langkah awal pengamanan area bangkai kapal. Hingga konferensi pers berlangsung, penanda tersebut telah resmi terpasang di titik tenggelamnya kapal.