Pencarian

Persiapan Perawatan Bayi Baru Lahir untuk Ibu Hamil: Edukasi Praktis Cegah Risiko Komplikasi

Kamis, 13 Agustus 2026 • 09:44:01 WIB
Persiapan Perawatan Bayi Baru Lahir untuk Ibu Hamil: Edukasi Praktis Cegah Risiko Komplikasi
Ibu hamil mengikuti simulasi perawatan bayi baru lahir menggunakan boneka bayi dalam program edukasi di Desa Dangin Puri Klod, Bali.

KALIMANTAN SELATAN — Menjadi orang tua, terutama untuk pertama kalinya, selalu diiringi rasa cemas. Apalagi saat harus memandikan bayi yang mungil dan tampak rapuh, atau merawat tali pusat yang belum lepas. Kekhawatiran ini wajar, namun sebenarnya bisa dicegah dengan bekal edukasi yang tepat sejak masa kehamilan.

Kabar baiknya, para ibu hamil di Desa Dangin Puri Klod, Bali, kini tidak perlu khawatir sendirian. Sebuah program edukasi intensif telah digelar untuk membekali mereka dengan keterampilan praktis merawat bayi baru lahir, sehingga siap menyambut buah hati dengan tenang dan percaya diri.

Mengapa Edukasi Sejak Hamil Itu Krusial?

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang berlangsung Juli 2026 ini digagas oleh Ni Komang Erny Astiti, SKM., M.Keb, bersama tim dari Poltekkes Kemenkes Denpasar. Mereka menyasar ibu hamil di desa tersebut dengan metode belajar yang jauh dari kata membosankan.

“Dengan membekali ibu hamil pengetahuan dan keterampilan sejak masa kehamilan, kami berharap dapat menekan risiko komplikasi pada bayi baru lahir sekaligus meningkatkan rasa percaya diri ibu dalam merawat bayinya,” ujar Ni Erny Astiti. Selama ini, kelas ibu memang rutin berjalan, namun metode ceramah dengan Buku KIA saja dirasa kurang aplikatif.

Belajar Sambil Praktik: Dari E-Modul hingga Boneka Bayi

Alih-alih hanya mendengarkan ceramah, para calon ibu diajak belajar interaktif. Materi disampaikan melalui E-Modul Interaktif Perawatan Bayi Baru Lahir yang ditayangkan di layar, kemudian langsung dipraktikkan dengan simulasi menggunakan boneka bayi.

Tak berhenti di ruang kelas, modul edukasi ini juga dibagikan melalui grup WhatsApp kelas ibu. Dengan begitu, para ibu bisa terus berlatih di rumah bersama suami, sehingga keterampilan yang didapat semakin matang sebelum hari kelahiran tiba.

Cakupan Materi: Lebih dari Sekadar Memandikan Bayi

Media edukasi yang diberikan sangat lengkap dan menjawab kebutuhan nyata para ibu baru. Materi yang diajarkan meliputi:

  • Cara memandikan bayi dengan benar dan aman.
  • Perawatan tali pusat untuk mencegah infeksi.
  • Teknik pijat bayi yang menenangkan.
  • Mengenal arti tangisan bayi.
  • Tips mengatasi masalah umum pada bayi baru lahir.

Pendekatan ini diharapkan membantu ibu belajar mandiri tentang perawatan bayi dalam kehidupan sehari-hari, mengingat proses menjadi orang tua membutuhkan waktu belajar yang tidak singkat.

Program Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremoni

Kegiatan ini dirancang bukan sebagai acara sekali jalan. Tim pengabdi telah menyiapkan rencana tindak lanjut, termasuk pelatihan kader posyandu dan Tenaga Pendamping Keluarga (TPK). Hal ini bertujuan agar edukasi bisa terus berlanjut saat kunjungan rumah atau kegiatan posyandu bulanan.

Kepala Desa Dangin Puri Klod dan bidan desa setempat menyambut baik inisiatif ini. Mereka berkomitmen melanjutkan kerja sama, karena selama ini kelas ibu memang aktif namun kekurangan media edukasi yang variatif.

Kapan Ibu Perlu Lebih Waspada?

Meski edukasi ini sangat membantu, ibu tetap perlu waspada terhadap tanda-tanda bahaya pada bayi baru lahir. Segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika bayi mengalami demam, kuning yang tidak normal, kesulitan menyusu, atau tali pusat mengeluarkan bau tidak sedap. Pengetahuan tentang perawatan harian adalah fondasi, namun deteksi dini masalah kesehatan tetap membutuhkan tenaga medis profesional.

Program ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Dengan sentuhan simulasi dan teknologi sederhana, ilmu yang terasa berat justru bisa dipelajari sambil dipraktikkan langsung. Hasilnya, para ibu di Desa Dangin Puri Klod kini lebih siap dan percaya diri menyambut kelahiran buah hati mereka.

Follow halobanjarmasin.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fajarbali.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks