Pemkot Banjarbaru Gelar Pangan Murah di Halaman DKP3, Bawang Merah Rp 5.000 dan Bawang Putih Gratis dari Wali Kota

Penulis: Toni Haryadi  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 05:17:31 WIB
Warga memadati halaman DKP3 Banjarbaru untuk membeli kebutuhan pokok dalam Gerakan Pangan Murah.

BANJARBARU — Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru menyediakan sedikitnya 13 komoditas bersubsidi dalam gelaran tersebut, mulai dari beras, gula, dan minyak goreng hingga daging sapi dan aneka ikan. Warga Banjarbaru dan sekitarnya memadati halaman kantor dinas sejak pagi untuk berburu kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding pasar.

Antusiasme itu tergambar dari pengakuan Aliha, warga Banjarbaru yang membeli ayam, telur, minyak goreng, bawang, tomat, hingga kerupuk. Ia menyebut selisih harga cukup terasa, terutama untuk bawang merah.

"Alhamdulillah, harganya lebih murah dibandingkan di pasar. Seperti bawang merah, seperempat kilogram di pasar Rp8.000, sedangkan di sini hanya Rp5.000. Mudah-mudahan pasar murah seperti ini terus ada untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok," ungkap Aliha.

Bawang Putih Gratis dari Wali Kota untuk Pembeli

Selain menjual pangan bersubsidi, kegiatan ini diwarnai aksi berbagi Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby. Bawang putih dibagikan gratis kepada masyarakat yang berbelanja di Gerakan Pangan Murah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga.

Pembagian bawang putih gratis itu melengkapi deretan komoditas hortikultura yang dijual di kios pangan, seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan tomat. Produk perikanan juga tersedia, mulai dari ikan nila, lele, patin, bandeng presto, amplang ikan tenggiri, hingga ikan haruan.

Beras SPHP hingga Daging Sapi Masuk Daftar Komoditas

DKP3 Banjarbaru menyiapkan bahan pangan pokok bersubsidi yang mencakup gula, minyak goreng, beras lokal, beras premium, dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Telur ayam, ayam pedaging, serta daging sapi turut dijual dalam gelaran ini.

Menurut Sirajoni, kios pangan dirancang agar warga bisa mendapatkan komoditas pokok dengan kualitas baik tanpa terbebani lonjakan harga.

"Melalui kios pangan ini, masyarakat bisa mendapatkan komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula dan kebutuhan lainnya dengan kualitas baik dengan harga yang lebih murah," ucapnya.

Jaga Daya Beli dan Tekan Inflasi

Sirajoni menegaskan penyediaan pangan yang cukup, berkualitas, aman, dan terjangkau merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. GPM diharapkan menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus menekan inflasi.

"Program ini tentunya kita tujukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilisasi kebutuhan pangan yang murah serta berkualitas bagi masyarakat Kota Banjarbaru," ujarnya.

Usai membuka kegiatan, Sirajoni meninjau kios pangan untuk memastikan ketersediaan pasokan serta keterjangkauan harga berbagai komoditas. Kegiatan serupa direncanakan terus berlanjut sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: jejakrekam.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top