BANJARBARU — Kepala Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan Ahmad Bagiawan menyatakan penghargaan dari Kementerian Perdagangan tersebut sebagai bentuk pengakuan pemerintah terhadap daerah dalam menghadirkan pelayanan yang inovatif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha. Pernyataan itu disampaikan Bagiawan di Banjarbaru, Selasa (20/10/2026).
Menurut Bagiawan, pencapaian tersebut harus menjadi dorongan bagi jajaran Dinas Perdagangan Kalsel untuk terus memperkuat kualitas layanan. Peningkatan itu mencakup efektivitas proses penerbitan dokumen serta kemudahan bagi pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan ekspor.
Dokumen Keterangan Asal atau Certificate of Origin (COO) adalah dokumen yang menerangkan asal barang yang diperdagangkan. Dokumen ini menjadi salah satu aspek penting dalam aktivitas ekspor, termasuk untuk memenuhi persyaratan perdagangan internasional dan memanfaatkan fasilitas tarif sesuai ketentuan yang berlaku.
Penerbitan dokumen tersebut dilaksanakan setelah eksportir memenuhi persyaratan yang berlaku. Kewajiban itu meliputi perpajakan, kepabeanan, serta pemeriksaan karantina apabila diperlukan, sehingga kemudahan layanan tetap berjalan sesuai ketentuan.
Peningkatan kualitas layanan dokumen ekspor disebut turut mendukung target Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan. Nilai ekspor daerah ditargetkan bergerak dari sekitar 10 miliar dolar AS pada 2025 menjadi 11 miliar dolar AS pada 2026.
Penilaian IPSKA Awards 2026 mencakup aspek inovasi dan kreativitas instansi penerbit surat keterangan asal di seluruh Indonesia. Kalimantan Selatan keluar sebagai yang terbaik pada kategori tersebut dalam penilaian yang diumumkan di ICE BSD City.
Bagi eksportir Kalsel, pengakuan ini berimplikasi pada kecepatan dan kemudahan pengurusan dokumen asal barang. Proses yang responsif memungkinkan pelaku usaha memanfaatkan fasilitas tarif dalam perdagangan internasional tanpa terhambat administrasi.
Dinas Perdagangan Kalsel menyatakan komitmennya menjaga standar layanan yang sudah dinilai pemerintah pusat. Penguatan kualitas layanan akan diarahkan pada efektivitas penerbitan dokumen dan kemudahan bagi dunia usaha.