Qualcomm Bantah Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 Alami Overheating

Penulis: Reza Maulana  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 17:51:02 WIB
Juru bicara Qualcomm membantah laporan yang menyebut Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mengalami masalah suhu berlebih.

KALIMANTAN SELATAN — Qualcomm membantah laporan yang menyebut chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mengalami masalah suhu berlebih, Sabtu (17/10). Juru bicara perusahaan menyatakan laporan tersebut tidak akurat dan menegaskan pihaknya terus berinovasi bersama produsen perangkat global. Bantahan muncul setelah Samsung dikabarkan mempertimbangkan Exynos 2700 untuk Galaxy S27 akibat isu throttling.

Juru bicara Qualcomm menegaskan laporan soal masalah suhu pada Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 tidak akurat. Pernyataan itu disampaikan kepada 9to5Google sebagai respons atas beredarnya kabar chipset flagship terbaru mereka mengalami overheating saat menangani beban kerja berat.

Qualcomm menyebut pihaknya bangga dengan inovasi dan perkembangan platform flagship generasi berikutnya. Perusahaan juga mengklaim terus bekerja sama dengan produsen perangkat global untuk menghadirkan pengalaman premium bagi pengguna.

Bantahan Langsung dari Eksekutif Qualcomm

Chief Marketing Officer Qualcomm Don McGuire turut menegaskan tidak ada masalah suhu yang bersifat sistemik pada chipset tersebut. Ia menyampaikan hal itu melalui balasan di platform X pada Jumat (16/10).

"Tidak ada masalah suhu yang bersifat sistemik pada Snapdragon 8 Elite Gen 6. Para produsen perangkat (OEM) secara konsisten melakukan penyesuaian pada platform mereka saat meluncurkan produk," cuit Don.

Menurut McGuire, penyesuaian tersebut dilakukan untuk menyeimbangkan performa dan konsumsi daya. Tujuannya mengoptimalkan keunggulan produk sesuai berbagai kebutuhan penggunaan.

"Mereka selalu berupaya menyeimbangkan performa dan konsumsi daya untuk mengoptimalkan keunggulan produk sesuai dengan berbagai kebutuhan penggunaan. Kami bekerja sama untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi pengguna," tambahnya.

Awal Mula Rumor Overheating

Isu ini bermula dari laporan Seoul Economic Daily yang menyebut Samsung kemungkinan tidak memakai Snapdragon 8 Elite Gen 6 pada Galaxy S27 Series. Samsung dikabarkan tengah mempertimbangkan chipset besutannya sendiri, Exynos 2700.

Divisi Mobile eXperience Samsung disebut sedang menguji validasi performa Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 untuk Galaxy S27 Ultra. Berdasarkan informasi sejumlah sumber, chipset ini berulang kali melampaui ambang batas suhu dan mengalami penurunan kecepatan saat menangani beban kerja berat dalam waktu lama.

Kondisi throttling itu menimbulkan keraguan soal kemungkinan penggunaan chipset pada Galaxy S27 Ultra. Ketika prosesor bekerja pada suhu terlalu tinggi, perangkat menurunkan kecepatan operasinya untuk melindungi diri dari panas berlebih.

Penurunan performa akibat overheat disebut dapat mengganggu pengalaman pengguna yang bermain gim dalam waktu lama atau mengandalkan fitur AI. Dua skenario itu memang menjadi fokus utama chipset flagship generasi terbaru.

Kepentingan Samsung di Balik Isu Suhu

Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 membawa performa yang mendukung agentic AI, teknologi yang dapat mengenali situasi pengguna melalui smartphone dan menjalankan berbagai tugas secara mandiri. Samsung menjadikan peningkatan fitur AI sebagai fokus utama Galaxy Series generasi berikutnya.

Seorang pejabat industri menyebut Samsung telah menyampaikan masalah panas berlebih tersebut kepada Qualcomm bulan lalu. Samsung meminta perbaikan paling lambat pada pertengahan Oktober, namun Qualcomm belum mencapai tingkat kestabilan suhu yang dibutuhkan hingga kini.

Jika Qualcomm mampu memenuhi tingkat performa yang dibutuhkan, Samsung akan tetap menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 sesuai rencana awal. Jika tidak, Exynos 2700 masuk pertimbangan sebagai alternatif dengan memperhitungkan stabilitas performa dan jadwal produksi massal.

Bagi pasar Indonesia, keputusan Samsung ini bakal menentukan spesifikasi Galaxy S27 Series yang biasanya dirilis serentak global. Pengguna flagship Tanah Air yang mengandalkan performa AI dan gaming berdurasi panjang perlu mencermati hasil final validasi suhu chipset ini.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top