Instalasi Farmasi Kalsel Bagikan Ratusan Masker ke Siswa di Banjarbaru Antisipasi Kabut Asap Karhutla

Penulis: Vicky Prasetya  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:17:31 WIB
Petugas Instalasi Farmasi Provinsi Kalimantan Selatan membagikan masker kepada siswa di Banjarbaru.

BANJARBARU — Instalasi Farmasi Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan masker ke sekolah-sekolah di sekitar kantor instansi tersebut. Pembagian menyasar siswa yang dinilai paling berisiko mengalami gangguan saluran pernapasan ketika kabut asap karhutla menebal.

Kepala Instalasi Farmasi Provinsi Kalimantan Selatan, Murjani, memimpin langsung penyerahan masker itu. Menurut dia, langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya anak-anak yang rentan terhadap dampak buruk polusi udara.

Mengapa Siswa Jadi Sasaran Utama Pembagian Masker

Anak-anak menghabiskan sebagian besar waktu di sekolah dan tetap beraktivitas di luar ruangan meski kualitas udara memburuk. Kondisi itu membuat mereka lebih terpapar asap dan debu dibanding kelompok usia lain.

Murjani menyebut ancaman kabut asap perlu disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan diri ketika harus beraktivitas di luar ruangan dalam kondisi udara berasap.

"Melalui pembagian masker ini, kami berharap dapat membantu melindungi anak-anak dari paparan asap karhutla. Kami juga mengimbau agar para siswa tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara sedang tidak sehat," ujarnya di Banjarbaru, Selasa (13/10/2026).

Keluhan Kesehatan yang Perlu Diwaspadai Warga

Selain memakai masker, masyarakat diminta memperhatikan kondisi tubuh, terutama jika muncul keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi mata. Apabila gejala tersebut muncul, warga disarankan segera mencari pertolongan medis.

Imbauan itu menyasar seluruh warga, bukan hanya siswa. Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan berdampak pada kelompok usia produktif yang tetap bekerja di luar ruangan, termasuk pedagang, petani, dan pekerja lapangan.

Penanganan Karhutla Butuh Keterlibatan Semua Pihak

Murjani menambahkan, penanganan dampak karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepedulian sederhana, seperti membagikan masker kepada warga di lingkungan sekitar, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mereka yang terdampak.

Instalasi Farmasi Provinsi Kalimantan Selatan berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Upaya bersama dinilai penting untuk membantu mengurangi risiko kesehatan dan menjaga aktivitas sehari-hari tetap aman di tengah ancaman karhutla.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: banuatv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top