78 Pelajar SMP dan MTs se-Kabupaten Banjar Diuji Keterampilan Pertolongan Pertama di Lomba PMR Martapura

Penulis: Udin Syamsul  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:47:01 WIB
Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi membuka Lomba Pertolongan Pertama PMR Tingkat Madya di Martapura.

MARTAPURA — Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi membuka Lomba Pertolongan Pertama Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Madya di Kampus 1 STIKES Intan, Martapura. Pembukaan ditandai pemasangan tanda peserta dan penyerahan plakat kepada dewan juri. Sebanyak 13 tim dari SMP dan MTs se-Kabupaten Banjar ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

Habib Idrus menilai keterampilan pertolongan pertama jadi bekal penting bagi generasi muda. Kondisi darurat medis, menurutnya, bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, pembinaan PMR dianggap relevan untuk membangun kesiapsiagaan sejak dini.

Ketenangan dan Kecepatan Jadi Penentu, Bukan Sekadar Hafalan

Wabup Banjar menekankan bahwa kemampuan menolong tidak cukup diukur dari penguasaan teori di kelas. Yang lebih menentukan, kata dia, adalah ketenangan dan kecepatan saat mengambil tindakan awal.

"Pertolongan pertama bukan sekadar hafalan teori di kelas atau kecepatan menangani luka, melainkan tentang ketenangan, kecepatan, serta kesiapsiagaan dalam memberikan bantuan awal sebelum tindakan medis profesional tiba," ujarnya.

Pembinaan lewat PMR juga dinilai menyentuh sisi karakter. Habib Idrus menyebut kegiatan ini membentuk disiplin, kemandirian, kepedulian terhadap sesama, dan semangat gotong royong di kalangan pelajar.

Pemkab Banjar Dukung Pembinaan Generasi Muda Berjiwa Sosial

Pemerintah Kabupaten Banjar menyatakan mendukung kegiatan pembinaan semacam ini. Dukungan itu bagian dari upaya mencetak generasi muda yang tangguh dan memiliki jiwa sosial tinggi.

Kepada para peserta, Habib Idrus berpesan agar kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan. Pengalaman, keberanian mencoba, dan persahabatan yang terjalin selama perlombaan disebutnya sama pentingnya dalam proses pembelajaran.

"Bertandinglah secara jujur, junjung tinggi sportivitas, jaga kesehatan dan saling mendukung satu sama lainnya," pesannya.

Wabup juga mengajak peserta memakai lomba ini sebagai kesempatan mengukur hasil latihan di sekolah masing-masing. Apresiasi disampaikan kepada para pembina dan pelatih yang mendampingi anggota PMR.

Agenda Tahunan PMI Banjar, Cetak Generasi Berjiwa Penolong

Kepala Markas PMI Kabupaten Banjar Nova Yuliana Sari menyebut lomba pertolongan pertama PMR sebagai agenda rutin tahunan. Kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi muda berjiwa penolong dan siap membantu sesama.

Melalui lomba, anggota PMR diharapkan semakin terampil memberikan pertolongan pertama. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan bisa diterapkan saat menghadapi kondisi darurat, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

"Anggota PMR ini ke depan diharapkan semakin terampil dalam memberikan pertolongan pertama, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta siap membantu ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat," tutupnya.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: habarkalimantan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top