KALIMANTAN SELATAN — Amazon resmi mengubur nama Fire dan Fire OS di jajaran tablet barunya, beralih ke Android penuh dengan Alexa+ sebagai asisten utama. Tablet Alexa 12 Pro jadi model termahal mulai USD 499,99 (sekitar Rp 8 juta), tersedia di AS, Meksiko, dan Kanada pada 14 Oktober 2026. Kenaikan harga dibanding Fire HD 8 generasi lama yang cuma USD 129 jadi catatan paling serius bagi calon pembeli.
Perombakan ini bukan sekadar ganti nama. Amazon meninggalkan Fire OS yang dipakai lebih dari satu dekade, dan menggantinya dengan Android — langkah yang kontras dengan keputusannya justru meninggalkan Android di lini Fire TV stick. Lima model baru diluncurkan sekaligus: tiga tablet dewasa dan dua tablet anak.
Dari hands-on yang dilakukan Tom's Guide, seluruh lini memakai bodi aluminium dengan finishing yang jauh lebih premium dibanding Fire tablet generasi sebelumnya. Alexa+ kini menempel sebagai widget tetap di sudut kanan bawah layar, siap dipanggil kapan saja.
Perbedaan terbesar Alexa+ di tablet ini adalah kemampuannya membaca konteks visual. Asisten bisa melihat apa yang sedang tampil di layar dan bertindak berdasarkan perintah pengguna.
Contoh kasusnya: pengguna membuka foto tanaman, lalu Alexa+ bisa mengidentifikasi jenis tanaman tersebut langsung dari gambar. Fitur ini menjadikan Alexa+ bukan cuma voice assistant biasa, tapi asisten multimodal yang terhubung ke tampilan perangkat.
Karena berbasis Android, pengguna juga bisa menjadikan Gemini sebagai asisten suara default. Kombinasi dua asisten dalam satu perangkat jadi situasi yang tidak biasa, dan berpotensi membingungkan pengguna awam.
Fitur kedua yang cukup menarik adalah Kindle Mode. Begitu aplikasi Kindle dibuka, tablet otomatis membungkam notifikasi dan mengubah tampilan layar agar menyerupai e-reader sungguhan — warna dibuat lebih redup, kontras disesuaikan.
Ini menjawab keluhan lama pengguna yang ingin membaca buku digital tanpa gangguan notifikasi media sosial atau email masuk.
Model tertinggi ini memakai layar 12 inci resolusi 2800x1840 (280 PPI), refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan 500 nits, dan aspek rasio 3:2 yang lebih cocok untuk kerja produktif.
Amazon bekerja sama dengan Corning untuk membuat proses photolithography yang mempertahankan warna dan kontras sambil menekan pantulan cahaya. Dari perbandingan langsung, layar glossy memang masih menampilkan hitam lebih pekat, tapi selisihnya tipis — sementara layar nanomatte jauh lebih nyaman dipakai di ruangan terang.
Stylus Pro Pen dijual terpisah USD 89,99, sedangkan keyboard Pro dijual USD 149,99. Keduanya menempel lewat magnet dan pin connector di sisi berbeda.
Tablet 11 inci diarahkan untuk konsumsi konten. Layarnya 2.5K (2560x1600, 276 PPI) dengan refresh rate 90Hz dan aspek rasio 16:10 — lebih pas untuk menonton film. Harganya mulai USD 329,99 dengan RAM 8GB dan storage 64GB, tersedia dalam warna Graphite, Amethyst, dan Matcha.
Model terkecil, Alexa Tablet 8, memakai layar 8,7 inci resolusi 1340x800 dan bobot 11,6 ons. Dapur pacunya 8-core dengan Wi-Fi 6, baterai tahan hingga 14 jam pemutaran video. Harga mulai USD 229,99 dengan RAM 4GB dan storage 64GB.
Dua model Kids Tablet hadir dalam ukuran 8,7 inci dan 11 inci. Keduanya disertai bumper case pelindung dengan desain dari waralaba populer seperti Paw Patrol dan Barbie.
Baterainya masing-masing tahan 14 jam dan 15 jam untuk pemutaran video. Kontrol orang tua mencakup pembatasan konten, batas waktu pemakaian, hingga whitelist halaman web. Tombol Alexa+ tetap ada di sudut, tapi versinya dibatasi agar sesuai untuk anak.
Harga Kids Tablet 8 mulai USD 229,99 dan Kids Tablet 11 mulai USD 329,99.
Seluruh lini baru ini mulai dijual di AS, Meksiko, dan Kanada pada 14 Oktober 2026. Pasar Inggris, Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol menyusul 19 Oktober 2026.
Tablet Alexa 12 Pro masuk akal untuk pengguna yang butuh perangkat produktif dengan layar anti-pantul, terutama yang sering bekerja di ruangan terang. Model 11 inci lebih pas untuk konsumsi film dan serial. Sementara tablet anak tetap jadi opsi kalau prioritasnya kontrol orang tua dan daya tahan bumper.
Tapi kenaikan harga dibanding generasi Fire sebelumnya wajib dihitung ulang. Orang tua yang dulu bisa beli tablet anak USD 179 kini harus siapkan USD 229,99 untuk model terkecil. Uji laboratorium lebih lanjut masih ditunggu untuk memastikan apakah performa chipset 4nm dan daya tahan baterai sesuai klaim pabrikan.