KALIMANTAN SELATAN — Kejuaraan Renang Antar Sekolah (KRAS) 2026 di Batang resmi memperluas cakupan peserta dengan menggaet sekitar 600 perenang muda dari empat daerah sekaligus. Perluasan ini menjadi pembeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang masih terpusat di Kabupaten Batang.
KRAS 2026 digelar di Kolam Renang Prestasi THR Kramat, Batang, dengan peserta dari sekolah di Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang. Berikut sejumlah fakta yang perlu kamu tahu soal ajang ini.
1. Peserta Tembus 600 Perenang dari Empat Daerah
KRAS 2026 diikuti sekitar 600 peserta yang berasal dari sekolah di Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang. Jumlah itu menjadikan ajang tahunan ini salah satu kompetisi renang pelajar dengan cakupan wilayah terluas di kawasan Pantura barat Jawa Tengah.
2. Perluasan Wilayah Jadi Pembeda dari Tahun Sebelumnya
Pada penyelenggaraan sebelumnya, KRAS masih berfokus di Kabupaten Batang saja. Tahun ini cakupannya diperluas ke tiga daerah tetangga. Perubahan itu disebut sebagai upaya meningkatkan kualitas persaingan antarpelajar, bukan sekadar menambah jumlah peserta di kolam.
3. Alasan di Balik Perluasan Peserta
Ketua Akuatik Kabupaten Batang, Andang Tri Kusnaedy, menyatakan perluasan peserta diarahkan untuk meningkatkan kualitas persaingan antarpelajar. Menurutnya, persaingan lintas daerah juga menjadi cara memetakan potensi atlet renang yang dimiliki masing-masing sekolah.
"Biasanya agenda tahunan ini cuma satu Kabupaten Batang, tapi untuk meningkatkan persaingan dan mencari bibit-bibit atlet, terutama di sekolah," ujar Andang, Minggu petang 4 Oktober 2026.
4. Sekolah Didorong Kenali Potensi Atletnya Sendiri
Andang berharap KRAS membuat sekolah semakin sadar ada atlet renang berpotensi di antara murid-muridnya. Lewat kompetisi ini, sekolah bisa melihat langsung kemampuan siswanya saat diadu dengan peserta dari daerah lain.
"Supaya sekolah itu bisa mengetahui bahwa di sekolahnya itu punya atlet-atlet potensi renang," katanya.
5. Ujian Mental bagi Perenang Usia Dini
Bagi atlet usia dini, KRAS bukan cuma soal teknik renang. Pengalaman bertanding menghadapi lawan dari daerah sekitar ikut mengasah kesiapan mental. Andang menyebut suasana lomba jauh berbeda dengan latihan yang cenderung lebih terkendali.
"Selama ini latihan kan enggak grogi, tapi kalau pas lomba biasanya dadi nervous," jelasnya.
KRAS 2026 memberi perenang muda Batang kesempatan mengukur kemampuan di luar zona nyaman mereka. Perluasan cakupan peserta tahun ini sekaligus menjadi pijakan awal memetakan bibit atlet renang di empat daerah.