Apple Catat Pendapatan $109,4 Miliar di Q3 2026, Saham Justru Anjlok 10%

Penulis: Toni Haryadi  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 02:22:01 WIB
CEO Apple Tim Cook memimpin panggilan konferensi pendapatan terakhirnya di tengah rilis laporan keuangan kuartal III 2026.

KALIMANTAN SELATAN — Laporan keuangan terbaru Apple untuk periode kuartal III 2026 (April-Juni) baru saja dirilis dan hasilnya beragam. Pendapatan perusahaan tumbuh dua digit, tetapi pasar bereaksi negatif terhadap prospek suku cadang dan produksi ke depan. Ini menjadi momen penting karena ini adalah panggilan konferensi pendapatan terakhir yang dipimpin oleh CEO Tim Cook.

Pendapatan Naik 16 Persen, Saham Malah Tertekan

Apple membukukan pendapatan sebesar $109,4 miliar pada kuartal fiskal III 2026. Angka ini mencatat pertumbuhan 16 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sayangnya, reaksi pasar tidak sejalan. Harga saham Apple dibuka turun sekitar 10 persen setelah hasil mixed dirilis. Investor tampaknya lebih fokus pada peringatan manajemen soal kendala pasokan yang akan meningkat 'secara signifikan' di kuartal berikutnya, bukan pada pendapatan yang solid.

Pergantian Kepemimpinan di Tengah Tekanan Regulasi

Panggilan konferensi kali ini punya nilai historis. Tim Cook menandai sesi ini sebagai panggilan pendapatan terakhirnya sebagai CEO Apple. Ia mengonfirmasi bahwa John Ternus akan mengambil alih tugas memimpin panggilan konferensi selanjutnya.

Di sisi lain, pertumbuhan bisnis Services Apple mulai melambat. Perubahan regulasi App Store mulai berdampak nyata pada pertumbuhan segmen layanan tersebut. Ini menjadi catatan tersendiri di tengah masa transisi kepemimpinan perusahaan.

Akuisisi Terbaru dan Strategi Produk Jangka Panjang

Apple juga baru saja menyelesaikan sebuah akuisisi yang dinilai analis sangat masuk akal untuk peta jalan produk perusahaan. Langkah ini dipandang sebagai investasi strategis yang akan mendukung pengembangan produk di masa mendatang, meski detail teknis akuisisi tidak diungkap dalam laporan tersebut.

Dengan kombinasi pertumbuhan pendapatan, tantangan pasokan, dan transisi kepemimpinan, kuartal ini menjadi penentu arah strategi Apple ke depan. Pengguna di Indonesia yang menantikan perilisan produk anyar perlu mencermati potensi keterlambatan pengiriman akibat kendala pasokan yang disebutkan manajemen.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top