TANAH BUMBU — Peristiwa nahas itu terjadi saat rombongan mahasiswa yang baru selesai menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, hendak menuju Sungai Alut di Kecamatan Mantewe. Dari data sementara yang dihimpun di lapangan, korban meninggal dunia terdiri dari dua mahasiswa ULM dan tiga mahasiswa UNU Kalsel.
Dua korban lainnya adalah sopir truk tangki BBM dan seorang anggota Karang Taruna yang ikut dalam rombongan. Satu orang dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Usai insiden, aparat keamanan dari Polri dan TNI langsung bergerak mengamankan lokasi kecelakaan. Pasalnya, banyak warga yang datang berkerumun untuk menyaksikan dua kendaraan yang ringsek parah akibat bertabrakan dengan keras.
Kehadiran aparat gabungan ini bertujuan untuk mengamankan barang bukti dan melancarkan proses evakuasi korban serta kendaraan yang terlibat. Proses evakuasi berlangsung di tengah padatnya aktivitas warga yang penasaran dengan kejadian tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan. Aparat masih melakukan penanganan dan pendataan lebih lanjut di lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi.
Menurut laporan awal, mobil pikap yang ditumpangi rombongan mahasiswa melaju dari arah Batulicin menuju Banjarbaru. Di tengah perjalanan, kendaraan tersebut terlibat tabrakan dengan truk tangki BBM yang datang dari arah berlawanan.
Peristiwa ini langsung dilaporkan oleh Camat Karang Bintang, Irwan, kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Tanah Bumbu. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan penanganan korban dan koordinasi antarinstansi terkait berjalan optimal.
Kecelakaan ini menjadi perhatian serius mengingat para korban adalah mahasiswa yang baru saja menyelesaikan pengabdian masyarakat melalui program KKN. Pihak kampus dan keluarga korban diharapkan segera mendapatkan pendampingan penuh dari pemerintah daerah setempat.